http://info86news.com | Kepulauan Tanimbar – Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di lahan Kelompok Tani Miring Badan, Desa Latdalam, Kecamatan Tanimbar Selatan, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional menuju swasembada jagung.
Penanaman jagung diawali dengan konferensi video yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Kegiatan di lokasi dipimpin Wakapolres Kepulauan Tanimbar Kompol Wilhemus B. Minanlarat bersama jajaran pejabat utama Polres, Kapolsek Tanimbar Selatan serta personel Polres Kepulauan Tanimbar.
Turut hadir Penjabat Kepala Desa Latdalam Edin Dasmasela dan kelompok tani setempat.
Wakapolres mengatakan penanaman jagung di lahan seluas satu hektare tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus bentuk dukungan Polres Kepulauan Tanimbar terhadap program ketahanan pangan.
“Kami berharap pendampingan ini dapat meningkatkan produktivitas petani lokal serta memastikan ketersediaan pangan di daerah tetap terjaga,” kata Wakapolres.
Ia juga mengapresiasi kelompok Tani Miring Badan yang telah berkolaborasi dalam program tersebut.
Menurutnya, lahan pertanian di Desa Latdalam diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa lain di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Wakapolres juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan daerah.
Proses penanaman dilakukan secara simbolis oleh jajaran kepolisian bersama anggota kelompok tani yang dipimpin Heranus Luanmase.
Selama proses budidaya, kelompok tani akan didampingi penyuluh pertanian lapangan. Berdasarkan kalender tanam, jagung tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada akhir Juni 2026.
Kegiatan penanaman jagung serentak itu berlangsung hingga pukul 17.15 WIT dalam situasi aman dan kondusif.
Program tersebut diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.(rls:ws/jk)










