http://info86news.com | Saumlaki, 10 Maret 2026 – Polsek Tanimbar Selatan (Tansel) merespons cepat video viral aksi balap liar yang sempat beredar di media sosial dengan mengamankan sejumlah oknum yang diduga terlibat sebagai wasit dan joki.
Peristiwa balap liar tersebut diketahui terjadi pada Senin dini hari, 2 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 WIT, di depan area perbelanjaan Satos, Kota Saumlaki.
Aksi yang melibatkan sejumlah remaja dan pemuda itu sempat viral melalui pesan berantai di WhatsApp dan memicu keresahan masyarakat.
Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Tanimbar Selatan Iptu Herpin Sima mengatakan pihaknya segera melakukan pelacakan serta pendataan terhadap para terduga pelaku dengan mendatangi langsung rumah mereka.
“Kami tidak menoleransi aksi balap liar yang membahayakan nyawa. Fokus utama kami adalah memberikan efek jera melalui pembinaan edukatif agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Iptu Herpin Sima.
Dari hasil pendataan, polisi mengidentifikasi beberapa pihak yang diduga berperan sebagai wasit dalam kegiatan tersebut, yakni PN (29), AST (18), dan YM (36).
Sementara itu, sejumlah joki yang terlibat sebagian besar masih berstatus pelajar, di antaranya RB (17), JY (17), A, dan FF.
Menurut Kapolsek, pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap para pelajar yang terlibat dengan mengedepankan pendekatan pembinaan secara humanis.
“Identitas para joki sudah ada di tangan kami. Karena mayoritasnya pelajar, kami memberikan pembinaan agar mereka kembali fokus pada pendidikan dan tidak terjerumus dalam aksi jalanan yang berisiko tinggi,” jelasnya.
Para wasit dan joki tersebut telah diberikan pembinaan dan menyatakan penyesalan atas perbuatannya.
Mereka juga menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi serupa serta berkomitmen membantu kepolisian mengawasi kegiatan balap liar di lingkungan masing-masing.
Kapolsek Tanimbar Selatan juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari.
“Kami meminta kerja sama semua pihak. Kepolisian akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan warga di Bumi Duan Lolat,” tutupnya.(rls:ws/jk)










