http://info86news.com | Saumlaki, Sabtu (28/3/2026) – Sinergitas TNI dan Polri kembali ditunjukkan melalui pendampingan terhadap petani jagung di Desa Matakus, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (27/3/2026).
Bhabinkamtibmas Desa Matakus, Bripka Brian Christoffel, bersama Babinsa Kopda Jemmy melaksanakan pendampingan kepada kelompok tani dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan lahan serta pemantauan pertumbuhan tanaman jagung hibrida di atas lahan seluas satu hektare milik warga, Fredy Turalely.
Penanaman jagung yang dimulai pada Maret 2026 tersebut diproyeksikan akan memasuki masa panen pada Juli 2026.
Bripka Brian Christoffel mengatakan bahwa kehadiran aparat di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan nyata bagi para petani.
“Dengan membantu pembersihan lahan, kami berharap tanaman jagung hibrida ini dapat tumbuh optimal sehingga siap panen tepat waktu,” ujarnya.
Selain pendampingan teknis, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait diversifikasi pangan.
Petugas mengajak warga agar tidak hanya bergantung pada beras sebagai sumber utama, tetapi juga mulai memanfaatkan jagung sebagai alternatif sumber karbohidrat.
“Tujuan kami adalah memberikan semangat kepada warga agar bersama-sama menyukseskan ketahanan pangan dari tingkat desa. Jika kemandirian pangan di Matakus kuat, tentunya masyarakat akan lebih sejahtera,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan pendampingan tersebut akan dilaporkan secara berkala kepada pimpinan sebagai bagian dari peran Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan pendampingan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari warga setempat.(rls:ws/jk)










