RIAU, imfo86news.com Kepolisian Daerah (Polda) Riau menegaskan komitmen kuatnya dalam pelaksanaan penerimaan anggota Polri tahun ini. Mengusung prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), seluruh proses seleksi dipastikan berjalan secara profesional dan menjauhi segala bentuk praktik penyimpangan.
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan bahwa setiap tahapan seleksi dirancang untuk menjunjung tinggi integritas dan rasa keadilan. Proses ini dibuka seluas-luasnya untuk diawasi publik dan dijamin bebas dari intervensi pihak manapun.
“Penerimaan Polri dilaksanakan secara gratis, tanpa pungutan liar maupun praktik titipan. Kami menjamin bahwa yang lulus adalah mereka yang benar-benar siap, memiliki kemampuan, dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan,” tegas Kapolda.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat dan calon peserta untuk waspada serta tidak mudah percaya terhadap oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang atau bentuk lainnya. Ia menegaskan, keberhasilan seseorang menjadi abdi negara sepenuhnya ditentukan oleh usaha keras, kemampuan, dan kesiapan peserta itu sendiri.
Langkah ini merupakan wujud nyata transformasi Polri menuju institusi yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) guna membangun kembali kepercayaan publik.
Dengan penerapan prinsip BETAH ini, Polda Riau menargetkan dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang berintegritas tinggi, disiplin, dan siap mengabdi dengan sepenuh hati kepada masyarakat, bangsa, dan negara.( Redaksi )










