RD Ponsianus Ongirwalu Akhiri Safari Iman

banner 468x60

Pesan Persaudaraan RD Ponsianus Ongirwalu Menggema di Akhir Safari Rukun SYV
http://info86news.com | Kepulauan Tanimbar – Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, menutup rangkaian kunjungan pastoral keluarga di Rukun Santo Yohanes Maria Vianey (SYV), Jumat (22/5/2026), setelah berlangsung selama lebih dari enam bulan.

Penutupan kunjungan berlangsung usai Misa Novena Roh Kudus hari ke-8 di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kegiatan itu menjadi akhir dari safari pastoral yang selama ini menyasar seluruh kepala keluarga di rukun tersebut.

Umat Merasa Diteguhkan
Keluarga Bapak Thomas Malirmasele mengaku merasa dikuatkan melalui kunjungan pastoral yang dilakukan Pastor bersama Badan Pengurus Rukun (Baperus).
“Kehadiran Pastor di rumah kami hari ini rasanya seperti berkat ganda. Kami merasa sangat dikuatkan, didengarkan, dan didoakan secara langsung,” ungkap keluarga Thomas.

Hal senada disampaikan keluarga Bapak Policarpus Malirmasele. Mereka menilai pelayanan yang dilakukan selama enam bulan menunjukkan perhatian nyata Gereja terhadap umat di tingkat keluarga.
“Kami tahu Pastor dan pengurus Baperus pasti lelah setelah menjalani safari kunjungan ini selama lebih dari enam bulan. Namun senyum dan kehangatan yang dibawa ke rumah kami tidak berkurang sedikit pun,” tutur keluarga Policarpus.

Perjumpaan Iman di Tengah Keluarga
Keluarga Bapak Yohanis Batmomolin menilai kunjungan rumah tidak sekadar menjadi agenda rutin Gereja, melainkan ruang perjumpaan iman yang membawa ketenangan batin bagi keluarga. “Duduk bersama Pastor dan berdoa bersama di ruang tamu kami memberikan kedamaian tersendiri yang sulit diungkapkan dengan kata-kata,” katanya.

Sementara itu, keluarga Bapak Paulinus Samangun yang menjadi keluarga terakhir dalam rangkaian kunjungan mengaku bersyukur karena dapat menjadi bagian dari penutup safari pastoral tersebut. “Kami merasa sangat diberkati. Momen ini mempererat hubungan keluarga sekaligus meneguhkan komitmen kami untuk semakin aktif dalam hidup menggereja,” ujar keluarga Paulinus.

Baperus: Tidak Ada Umat yang Berjalan Sendiri
Baperus Rukun Santo Yohanes Maria Vianey menyebut safari pastoral itu dilakukan untuk memastikan seluruh umat tetap mendapat perhatian dan pendampingan Gereja. “Kami memulai perjalanan ini dengan satu tujuan, memastikan tidak ada satu pun umat di Rukun SYV yang merasa berjalan sendirian,” ungkap Baperus SYV.

Menurut mereka, sambutan hangat dari umat selama enam bulan perjalanan menjadi kekuatan tersendiri dalam pelayanan. “Melihat air mata haru, senyuman, dan sambutan hangat dari seluruh keluarga menjadi upah iman yang luar biasa bagi kami,” lanjutnya.

Pesan RD Ponsianus Ongirwalu
Dalam kunjungan terakhir tersebut, RD Ponsianus Ongirwalu mengajak umat menjaga semangat persaudaraan yang telah dibangun selama safari pastoral berlangsung. “Kunjungan rumah ini adalah cara kita menyalakan api persaudaraan. Sekarang tugas setiap keluarga adalah menjaga agar api itu tetap menyala,” pesan RD Ponsianus Ongirwalu.

Ia juga mengingatkan umat untuk terus menghidupi semangat Roh Kudus dalam kehidupan bertetangga dan hidup menggereja sehari-hari. “Jadilah saksi Kristus yang hidup mulai dari dalam rumah tangga masing-masing,” katanya.

Selain itu, Pastor Paroki menegaskan pentingnya kepedulian sosial antarumat di lingkungan rukun. “Jika ada tetangga yang kesusahan, rukunlah yang pertama kali hadir mengulurkan tangan,” tegasnya.

Semangat Pelayanan Terus Berlanjut
Safari pastoral kemudian ditutup dengan doa bersama dan ungkapan syukur umat. Meski perjalanan kunjungan fisik telah berakhir, semangat pelayanan dan persaudaraan di Rukun Santo Yohanes Maria Vianey diharapkan terus tumbuh dan hidup di tengah umat.(jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *