Reses Anggota DPRD Provinsi Sumbar Khairuddin Simanjuntak Serap Aspirasi Warga Kecamatan Panti, Hama Tikus Ancam Hasil Panen Petani

banner 468x60

PASAMAN, Info86News.com Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ketua Komisi II sekaligus Ketua Fraksi Gerindra Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui agenda reses. Ratusan warga Kecamatan Panti menyambut kedatangannya di Sukadamai, Jorong Bahagia, Nagari Panti Utara, Kabupaten Pasaman, Minggu (18/8/2026).

Kegiatan reses tersebut menjadi momentum penting bagi Khairuddin untuk menyerap aspirasi, mendengarkan berbagai keluhan, sekaligus melihat secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat panti atau yang mewakili Wali Nagari Panti Utara, Kapolsek Panti, Danramil Ninik Mamak Kecamatan Panti, Bamus Nagari Panti Utara, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Panti, serta sejumlah tokoh masyarakat dan warga.

Dalam kesempatan itu, Khairuddin menegaskan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas dan tanggung jawab seorang wakil rakyat. Berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif sesuai kewenangan yang dimiliki.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah serangan hama tikus yang semakin meresahkan petani dan berpotensi mengancam hasil panen.

Khairuddin mengingatkan masyarakat, khususnya para petani, agar meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah-langkah antisipasi secara bersama-sama.

“Persoalan hama tikus ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kita perlu mencari langkah yang tepat agar tidak semakin merugikan petani,” ujar Khairuddin.

Penyuluh Pertanian Paparkan Cara Kendalikan Hama Tikus

Dalam sesi diskusi, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Panti, Yosef Binachanra, memberikan penjelasan mengenai kondisi hama tikus yang dinilai telah menjadi persoalan serius di sejumlah lahan pertanian di Pasaman.

Menurut Yosef, karakter hama tikus yang cepat berkembang biak membutuhkan upaya pengendalian yang tepat, terencana, dan dilakukan secara berkelanjutan.

“Kalau tikus disakiti tanpa pengendalian yang tepat, justru bisa semakin brutal. Tikus juga tidak menyukai tempat yang bersih,” jelas Yosef.

Ia mengimbau para petani untuk menjadikan kebersihan lahan sebagai salah satu langkah awal dalam mengantisipasi serangan hama tikus. Rumput dan semak-semak di sekitar lahan perlu dibersihkan agar tidak menjadi tempat persembunyian maupun berkembang biaknya tikus.

“Cara mengantisipasinya, kita bersihkan dulu lahan. Rumput di lahan jangan hanya disemprot, tetapi sebaiknya dibabat, dicabut dan dibersihkan sehingga lingkungan lahan tidak menjadi tempat tikus berkembang,” katanya.

Yosef menambahkan, pengendalian hama tikus membutuhkan keterlibatan seluruh petani. Pengendalian yang dilakukan secara bersama-sama dan serentak dinilai akan lebih efektif dalam menekan populasi tikus sehingga kerusakan tanaman dan ancaman terhadap hasil panen dapat diminimalkan.

Khairuddin Tegaskan Komitmen Terus Hadir di Tengah Masyarakat

Suasana kegiatan reses berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dialog antara Khairuddin Simanjuntak dengan masyarakat berlangsung cair, bahkan diselingi canda dan tawa.

Kedekatan tersebut memperlihatkan komunikasi yang terjalin antara wakil rakyat dengan masyarakat yang diwakilinya. Warga pun leluasa menyampaikan berbagai persoalan dan aspirasi secara langsung.

Khairuddin Simanjuntak menegaskan bahwa dirinya akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya ketika menjalankan agenda reses.

“Saya akan terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat akan kita perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” tegas Khairuddin.

Menurutnya, seorang wakil rakyat harus mampu menjaga komunikasi yang intens dengan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, berbagai persoalan yang terjadi dapat diketahui secara lebih jelas sehingga dapat dicarikan solusi dan diperjuangkan melalui jalur yang sesuai.

Kegiatan reses tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga memperkuat hubungan antara masyarakat dengan wakilnya di DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Masyarakat Kecamatan Panti berharap berbagai aspirasi yang disampaikan, terutama terkait persoalan pertanian dan pengendalian hama tikus, dapat ditindaklanjuti dan diperjuangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi petani serta masyarakat secara luas.

(Abdi Novirta)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *