Warga Singkayan Nagari Minangkabau Goro Perbaiki Jalan, Angkut Material dari Sungai

( Tanah Datar ) — INFO86NEWS.COM – Jumaat,18/09/2026/- Semangat gotong royong kembali terlihat di Jorong III Kelarasan Tanjung, Nagari Minangkabau, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar. Warga Singkayan bersama tokoh adat, tokoh agama, pemuda hingga masyarakat lanjut usia turun langsung bergotong royong mengangkut material dari aliran sungai untuk memperbaiki kondisi jalan yang sudah tidak layak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat pagi, 17 September 2026. Warga berbondong-bondong turun ke lokasi membawa material dari sungai yang kemudian diangkut hingga ke tepi jalan aspal. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang dinilai membutuhkan perhatian dan perbaikan.
Kegiatan gotong royong tidak hanya diikuti kalangan pemuda, tetapi juga masyarakat dari berbagai usia. Kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa semangat membangun kampung masih kuat dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Singkayan.
Dalam kegiatan itu, tokoh adat, tokoh agama, alim ulama, cadiak pandai serta unsur pemuda turut memberikan dukungan. Semangat tersebut sejalan dengan filosofi Minangkabau, “Elok nagari dek anak nagari, elok tapian dek nan mudo,” serta ungkapan “rancak pembangunan dek perantau.”
Bhabinkamtibmas yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat agar terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan.
“Mari kita jaga kekompakan ini terus. Kegiatan seperti gotong royong merupakan kekuatan masyarakat dalam membangun lingkungan,” pesannya.
Selain mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, Bhabinkamtibmas juga memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait maraknya penyalahgunaan narkotika, termasuk sabu-sabu, serta berbagai penyakit masyarakat yang saat ini menjadi perhatian bersama.
Sementara itu, Kapolsek Sungayang Hosnitra Musda, S.H., M.M., melalui kehadiran Wakapolsek Doni bersama sejumlah personel, memberikan apresiasi terhadap kegiatan gotong royong yang dilakukan masyarakat.
Kapolsek mendukung kegiatan tersebut karena dinilai mampu mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian sekaligus menjaga semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Semangat gotong royong seperti ini perlu terus dipertahankan. Kekompakan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga keamanan, ketertiban dan membangun lingkungan,” ujar Hosnitra Musda.
Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin Wali Jorong Kelarasan Tanjung Rahman Arif, S.E., bersama Ketua Pemuda Nagari, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Ketua BUMNag Minangkabau Iwan Toni mengatakan, Kelarasan Tanjung memang dikenal memiliki tradisi gotong royong yang sudah berlangsung secara turun-temurun hingga sekarang.
Menurutnya, Jorong Singkayan merupakan salah satu kawasan yang memiliki nilai sejarah penting bagi masyarakat setempat. Singkayan disebut sebagai kampung tertua dari tiga jorong yang ada di Nagari Minangkabau.
“Semangat gotong royong di Kelarasan Tanjung sudah ada sejak zaman dahulu dan terus diwariskan sampai sekarang,” kata Iwan Toni.
Ia juga menyebut sejarah Singkayan tidak terlepas dari keberadaan Angku Lareh yang dikenal sebagai salah seorang tokoh yang memiliki peran dalam membangun nagari pada masa lalu. Makam Angku Lareh berada di kawasan ujung jalan aspal setempat.
Menurut Iwan, kehidupan masyarakat pada masa itu juga tidak terlepas dari peran tokoh adat seperti datuk, monti dan dubalang yang menjalankan fungsi masing-masing dalam menjaga tatanan adat dan kearifan kepemimpinan di tengah masyarakat.
Lebih jauh, Iwan Toni menyampaikan gagasan agar potensi alam di Jorong Singkayan dapat dikembangkan menjadi salah satu ruang publik sekaligus objek wisata berbasis masyarakat.
Ia melihat aliran sungai yang membentang di pinggir permukiman warga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi wisata arung jeram.
“Ke depan kita berwacana memanfaatkan sungai yang membentang di kawasan permukiman masyarakat ini sebagai wisata arung jeram,” ungkapnya.
Disebutkannya, aliran sungai tersebut memiliki panjang sekitar tiga kilometer dan membentang hingga ke perbatasan Nagari Minangkabau dengan Nagari Pagaruyung.
Iwan berharap gagasan tersebut dapat diwujudkan secara bertahap dengan dukungan berbagai pihak. Selain menjadi potensi wisata, pengembangan tersebut diharapkan mampu membuka ruang bagi kreativitas dan kemandirian anak nagari.
“Harapan kami, gagasan ini bisa terwujud dan nantinya mampu mengangkat potensi serta ekonomi anak nagari,” jelas Iwan Toni.
Gotong royong yang dilakukan warga Singkayan pun bukan sekadar kegiatan memperbaiki jalan. Di balik kegiatan tersebut terdapat semangat mempertahankan budaya kebersamaan, menjaga lingkungan, memperkuat hubungan masyarakat dengan aparat, sekaligus menggali potensi nagari yang dapat dikembangkan untuk masa depan.
#By Narasi.( Maizetrimal, S.H.)
@Https//Info86News.com










