Empat KK Korban Rumah Roboh di Kayu Agung Masih Tinggal di Tenda Darurat, Aktivis Desak Pemkab OKI Segera Bertindak




( KAYU AGUNG-OKI) – INFO86NEWS.COM –
Empat KK Korban Rumah Roboh di Kayu Agung Masih Tinggal di Tenda Darurat, Aktivis Desak Pemkab OKI Segera Bertindak
( KAYU AGUNG-,OKI ) – INFO86NEWS.COM – JUMA’AT,18/09/2026/- Kondisi memprihatinkan dialami empat kepala keluarga (KK) warga kurang mampu di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Rumah yang mereka tempati ambruk dan roboh akibat diterjang angin kencang pada Jumat, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 04.30 WIB, menjelang Subuh.
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat KK kehilangan tempat tinggal yang layak. Hingga hampir satu bulan setelah kejadian, para korban disebut masih harus bertahan di tenda darurat yang disediakan BPBD OKI.
Kondisi tersebut menjadi perhatian aktivis Sumatera Selatan, Andy Wijaya, S.H., yang mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk membantu warga terdampak bencana.
Menurut Andy, penanganan korban bencana tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat tinggal sementara. Pemerintah daerah perlu melakukan pendataan secara menyeluruh, memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi, serta mengambil langkah untuk membantu pemulihan tempat tinggal mereka sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ini menyangkut kemanusiaan. Rumah warga ambruk akibat angin kencang pada Jumat dini hari menjelang Subuh. Sampai sekarang empat KK masih bertahan di tenda darurat, termasuk anak-anak dan balita. Pemerintah harus hadir dan memastikan warga korban bencana mendapatkan penanganan yang layak,” ujar Andy, Jumat (18/9/2026).
Ia meminta Pemerintah Kabupaten OKI melalui BPBD dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi kondisi rumah, mendata kerusakan dan kerugian, serta menghitung kebutuhan penanganan para korban.
Andy juga mendorong agar Pemkab OKI berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun pemerintah pusat apabila penanganan korban membutuhkan dukungan anggaran dan bantuan lebih lanjut.
Menurutnya, kondisi empat KK yang masih tinggal di tenda darurat harus menjadi perhatian serius, terlebih terdapat anak-anak dan balita yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan layak.
“Kami berharap pemerintah kelurahan, kecamatan, Pemkab OKI, BPBD, Pemprov Sumsel dan pemerintah pusat dapat berkoordinasi sesuai kewenangan masing-masing. Jangan sampai warga korban bencana terlalu lama berada dalam kondisi darurat,” katanya.
Andy juga meminta agar bantuan yang diberikan nantinya benar-benar berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi di lapangan sehingga tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peristiwa rumah warga yang ambruk dan roboh akibat angin kencang pada Jumat, 21 Agustus 2026 sekitar pukul 04.30 WIB tersebut kini menyisakan persoalan kemanusiaan. Empat KK masih membutuhkan kepastian mengenai tempat tinggal dan penanganan lanjutan setelah rumah mereka tidak lagi dapat ditempati.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai langkah lanjutan Pemerintah Kabupaten OKI terhadap kondisi empat KK korban bencana tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.
INFO86NEWS.COM akan terus membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi Pemerintah Kabupaten OKI maupun instansi terkait mengenai penanganan warga yang terdampak bencana tersebut.
#By Narasi Redaksi.( Andi wijaya.SH)
@Https//Info86News.com










