PASAMAN Wakil Bupati Pasaman bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sabtu (19/9/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus memetakan dampak kerusakan akibat banjir bandang yang terjadi pada Jumat (18/9/2026).
Salah satu perhatian utama dalam penanganan bencana tersebut adalah pencarian seorang warga bernama Amrianto (49), warga Tolang Dolok, Jorong Tonang Raya, yang hingga Sabtu masih dilaporkan belum ditemukan.
Wakil Bupati Pasaman meminta seluruh unsur yang terlibat untuk terus melakukan pencarian secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.
«“Koordinasi dan komunikasi harus terus dilakukan. Pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang harus dilanjutkan bersama seluruh tim yang telah dibentuk,” ujar Wakil Bupati.»
Pencarian melibatkan BPBD, Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Nagari dan masyarakat setempat. Keterlibatan masyarakat dinilai penting karena warga setempat lebih memahami kondisi serta karakter medan di kawasan terdampak.
Selain memastikan proses pencarian berjalan, Wakil Bupati juga meminta OPD terkait segera mengambil langkah penanganan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, dengan tetap berkoordinasi bersama Pemerintah Nagari dan BPBD.
Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Pasaman turut menyerahkan bantuan logistik dan sembako untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
Sejumlah OPD turut mendampingi peninjauan, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, BPBD, PDAM, Dinas Sosial serta Baznas Kabupaten Pasaman.
17 Rumah Terdampak, Lahan Pertanian dan Kolam Ikan Rusak
Berdasarkan laporan sementara, banjir bandang berdampak terhadap rumah warga, lahan pertanian, kolam ikan serta infrastruktur air bersih di Nagari Simpang Tonang.
Sedikitnya 17 rumah terdampak genangan banjir, terdiri dari tujuh rumah di Kampung Parit dan 10 rumah di Tolang Dolok. Selain itu, terdapat rumah warga yang mengalami kerusakan dan untuk sementara tidak dapat ditempati.
Dampak cukup besar juga terjadi pada sektor pertanian. Sekitar lima hektare tanaman padi di Kampung Parit tertimbun material banjir berupa pasir, batu dan kayu berukuran besar.
Tanaman jagung sekitar 10 pancang juga turut terdampak akibat tertimbun material yang terbawa arus banjir.
Tidak hanya lahan pertanian, sebanyak 12 kolam ikan milik masyarakat juga terdampak. Ikan yang berada di dalam kolam dilaporkan hanyut terbawa derasnya arus banjir.
Kerusakan juga terjadi pada sarana air bersih serta bendungan Aek Koronok Gunung Ledang. Kerusakan pada bagian hulu dan runtuhnya bendungan menyebabkan pasokan air bersih bagi masyarakat Kampung Parit terputus.
Pemkab Ajukan Bantuan Logistik
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, Pemerintah Kabupaten Pasaman telah mengajukan bantuan logistik kepada BPBD Provinsi Sumatera Barat.
Wakil Bupati menegaskan, penanganan bencana membutuhkan koordinasi lintas sektor agar kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi dan proses pemulihan dapat dilakukan secara bertahap.
Ia juga mengingatkan Pemerintah Nagari agar meningkatkan kecepatan dalam menyampaikan setiap laporan kejadian bencana kepada pemerintah daerah.
«“Pemerintah Nagari harus cepat dan tanggap melaporkan setiap kejadian bencana. Jangan sampai pemerintah justru mengetahui informasi setelah pemberitaan atau informasi berkembang di masyarakat. Data harus diverifikasi dan divalidasi bersama SKPD teknis untuk kemudian dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan,” tegasnya.»
Pemkab Pasaman memastikan koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, TNI-Polri, Pemerintah Nagari dan masyarakat akan terus dilakukan, terutama dalam pencarian korban, penanganan warga terdampak, pemenuhan kebutuhan dasar serta pendataan kerusakan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap Amrianto masih terus dilakukan oleh tim gabungan di kawasan terdampak banjir bandang Nagari Simpang Tonang.
( Abdi Novirta )










