PLT. Bupati Langkat Desak PLN Benahi Langkat Hulu, Ariswan: Langkat Hilir Juga Sering Padam

PLT. Bupati Langkat Desak PLN Benahi Langkat Hulu, Ariswan: Langkat Hilir Juga Sering Padam
banner 468x60

PLT. Bupati Langkat Desak PLN Benahi Langkat Hulu, Ariswan: Langkat Hilir Juga Sering Padam
PLT. Bupati Langkat Desak PLN Benahi Langkat Hulu, Ariswan: Langkat Hilir Juga Sering Padam
( LANGKAT ) — Info86News,com – Selasa,22/09/2026/- Pemadaman listrik berulang kembali menjadi sorotan di Kabupaten Langkat. Setelah persoalan listrik di wilayah Langkat Hulu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Langkat dan jajaran PLN UP3 Binjai, persoalan serupa ternyata juga dirasakan masyarakat di wilayah Langkat hilir.21/9/26

Kondisi tersebut menjadi perhatian Koordinator Nasional Presidium Rakyat Membangun Peradaban (PERMADA) yang meminta agar pembenahan pelayanan kelistrikan tidak hanya terfokus pada wilayah Langkat Hulu, tetapi juga menyentuh wilayah lain yang selama ini mengalami gangguan listrik berulang.

Koordinator Nasional PERMADA Ariswan mengatakan masyarakat di Desa Pematang Cengal Kecamatan Tanjung Pura dan Desa Muka Paya Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat juga menghadapi persoalan pemadaman listrik yang terjadi berulang kali, baik pada siang maupun malam hari.

Ariswan menilai persoalan tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai gangguan biasa apabila terjadi secara berulang dan berlangsung dalam waktu yang mengganggu aktivitas masyarakat.

“Jangan hanya Langkat Hulu saja, Langkat hilir khususnya Desa Pematang Cengal Kecamatan Tanjung Pura dan Desa Muka Paya Kecamatan Hinai juga sangat sering mengalami pemadaman listrik”, Cetus Ariswan pada Senin malam 21 September 2026 saat diwawancarai awak media.

Menurut Ariswan, persoalan tersebut bahkan telah disampaikan secara langsung melalui aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN ULP Tanjung Pura beberapa hari sebelumnya. Namun setelah aksi dilakukan, masyarakat masih merasakan adanya pemadaman listrik pada siang maupun malam hari.

“Kami dari PERMADA sudah turun aksi di depan Kantor PLN ULP Tanjung Pura beberapa hari lalu. Tetapi sampai sekarang pemadaman masih terjadi, baik siang maupun malam hari”, ujar Ariswan.

Ia mempertanyakan sejauh mana tindak lanjut PLN terhadap aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui aksi tersebut. Menurutnya, penyampaian keluhan masyarakat seharusnya tidak berhenti pada penerimaan aspirasi, tetapi harus diikuti dengan langkah teknis yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ariswan mengatakan persoalan listrik menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Ketika pasokan listrik tidak stabil dan pemadaman terjadi berulang, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh rumah tangga, tetapi juga pelaku usaha, pelajar, pekerja, serta berbagai aktivitas sosial masyarakat.

“Karena itu, PERMADA meminta PLN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan listrik PLN ULP Tanjung Pura. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengetahui penyebab gangguan secara objektif, termasuk kondisi jaringan, beban listrik, sistem distribusi, serta aspek teknis lainnya yang berpotensi menyebabkan pemadaman berulang”, terang Ariswan.

“Jangan sampai masyarakat terus diminta memahami gangguan teknis, sementara gangguan yang sama terus berulang tanpa penyelesaian yang benar benar dirasakan di lapangan”, tambahnya.

Sorotan PERMADA tersebut muncul pada hari yang sama ketika Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menerima jajaran PLN UP3 Binjai untuk membahas persoalan kelistrikan di Kabupaten Langkat.

Dalam pertemuan tersebut, persoalan pemadaman berulang di Langkat Hulu turut menjadi perhatian. Bahkan disebutkan bahwa terdapat wilayah yang dapat mengalami pemadaman hingga 10 kali dalam sehari.

Tiorita meminta PLN segera memperbaiki pelayanan karena pemadaman berulang dinilai dapat merugikan masyarakat, termasuk berpotensi menyebabkan kerusakan terhadap peralatan elektronik rumah tangga.

Menanggapi perhatian tersebut, Ariswan meminta persoalan kelistrikan Kabupaten Langkat dilihat secara menyeluruh dan tidak berhenti pada satu kawasan saja.

Menurutnya, perhatian pemerintah daerah dan PLN terhadap Langkat Hulu merupakan hal yang penting, namun persoalan masyarakat di wilayah Langkat hilir juga membutuhkan penanganan yang konkret.

“Kami berharap pemerintah daerah dan PLN jangan melihat persoalan ini hanya berdasarkan wilayah. Ketika masyarakat mengalami pemadaman berulang, semuanya harus mendapatkan perhatian dan penanganan yang proporsional”, kata Ariswan.

Ia juga meminta agar PLN memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab pemadaman yang berulang di wilayah Pematang Cengal dan Muka Paya serta langkah konkret yang akan dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik.

“Bagi PERMADA, persoalan tersebut bukan semata persoalan mati dan hidupnya listrik, tetapi menyangkut kualitas pelayanan publik dan hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan kelistrikan yang andal sesuai ketentuan yang berlaku”, cetus Ariswan.

Ariswan mengatakan PERMADA akan terus mengawal persoalan tersebut dan mendorong adanya penyelesaian yang dapat dibuktikan melalui kondisi pelayanan di lapangan.

“Kami tidak ingin persoalan ini hanya selesai di meja rapat atau melalui janji perbaikan. Masyarakat membutuhkan bukti bahwa pelayanan listrik benar benar diperbaiki dan pemadaman berulang dapat diminimalkan”, tutup Ariswan.
#By Narasi.( Sutrisno tebing tingi )
@Https//Info86News.com

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *