Pastor Pius Heljanan MSC: Dosa Membuat Manusia Lumpuh Rohani

banner 468x60

http://info86news.com | Saumlaki – Pastor Pius Heljanan MSC mengajak umat untuk meninggalkan kehidupan dalam dosa dan bangkit menuju pembaruan hidup rohani.

Pesan tersebut disampaikan Pastor Pius Heljanan MSC dalam refleksi iman di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (17/3/2026).

Dalam refleksinya, Pastor Pius Heljanan MSC menyinggung kisah Injil Yohanes 5:1–16 tentang mukjizat Yesus yang menyembuhkan seorang pria yang telah lumpuh selama 38 tahun.

Ia mengatakan kisah tersebut menunjukkan belas kasih Allah yang hadir untuk memulihkan manusia secara menyeluruh, baik secara fisik maupun rohani.

“Orang itu disembuhkan Yesus seketika. Ini menunjukkan belas kasih Allah yang berinisiatif memulihkan manusia dari penderitaan,” kata Pastor Pius Heljanan MSC.

Menurutnya, dalam kehidupan sehari-hari manusia sering kali tidak menyadari bahwa dosa dapat membuat seseorang mengalami kelumpuhan secara rohani.

“Terkadang kita mengabaikan kelumpuhan diri. Padahal dosa dapat membuat manusia lumpuh, baik secara fisik maupun rohani,” ujarnya.

Pastor Pius Heljanan MSC menegaskan bahwa Tuhan tidak pernah melupakan manusia, meskipun seseorang telah lama mengalami penderitaan atau merasa diabaikan oleh lingkungan sekitarnya.

“Apapun kondisimu saat ini, mungkin deritamu telah lama dan dilupakan oleh sesama, tetapi Tuhan tidak pernah melupakanmu. Ia datang untuk menolongmu,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa perkataan Yesus dalam Injil menjadi panggilan bagi setiap orang untuk meninggalkan masa lalu yang penuh dosa dan memulai kehidupan baru.

“Ketika Yesus berkata, ‘Bangun, angkatlah tilammu dan berjalanlah,’ itu adalah ajakan untuk meninggalkan masa lalu yang kelam dan memulai hidup yang baru,” ujar Pastor Pius Heljanan MSC.

Ia juga mengingatkan pesan Yesus kepada orang yang telah disembuhkan agar tidak kembali hidup dalam dosa.

“‘Engkau telah sembuh, jangan berbuat dosa lagi.’ Itu adalah pesan kasih Tuhan yang memulihkan manusia secara fisik dan rohani,” katanya.

Di akhir refleksinya, Pastor Pius Heljanan MSC mengajak umat untuk saling menolong dan menghadirkan kepedulian kepada sesama yang sedang mengalami penderitaan.

Ia mengingatkan bahwa setiap orang dipanggil untuk menjadi saluran kasih Tuhan bagi mereka yang membutuhkan pertolongan, sebagaimana kisah penyembuhan di Kolam Betesda.(rls:ph/jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *