http://info86news.com | Saumlaki – Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Ponsianus Ongirwalu, melakukan kunjungan pastoral kepada umat di Rukun Santo Paulus, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (17/3/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung setelah pelaksanaan Novena Santo Yosep hari ke-7. Meski rintik hujan turun sejak pagi, kegiatan pastoral tetap terlaksana dengan penuh kehangatan mulai pukul 07.15 hingga 09.10 WIT.
Kehadiran Pastor Paroki disambut dengan sukacita oleh keluarga-keluarga umat yang tergabung dalam Rukun Santo Paulus.
Bagi sebagian umat, kunjungan tersebut menjadi momen yang menghadirkan penguatan iman serta mempererat kebersamaan dalam kehidupan menggereja.
Salah satu umat, Hilarius Rangkore, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut.
“Merupakan suatu kehormatan bagi kami. Kehadiran Pastor seolah membawa berkat Santo Yosep ke dalam rumah kami. Hujan yang turun bukanlah penghalang, melainkan menjadi pengingat akan kesuburan iman,” ungkap Hilarius.
Ungkapan serupa juga disampaikan Hendrieta Umpanmetan yang menilai kunjungan tersebut memberikan penguatan rohani bagi keluarganya.
“Terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pastor. Dalam kesederhanaan rumah kami, kehadiran Pastor bersama pengurus rukun memberikan penguatan bagi kami untuk tetap setia dalam doa,” tuturnya.
Sementara itu, Deta Wermasubun mengaku merasa bersukacita atas perhatian yang diberikan Gereja kepada umat di lingkungan rukun.
“Kami merasa sangat diperhatikan oleh Gereja. Doa bersama yang dilakukan menghadirkan penghiburan dan kekuatan bagi kami,” ujarnya.
Umat lainnya, Roni Kafroliubun, menilai kunjungan pastoral tersebut menjadi pengingat bahwa umat senantiasa didampingi dalam perjalanan iman.
“Kunjungan ini mengingatkan kami bahwa kami tidak berjalan sendiri. Kami sangat menghargai kesediaan Pastor untuk hadir di tengah umat, meskipun cuaca kurang bersahabat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pastor Paroki RD Ponsianus Ongirwalu juga menyampaikan pesan rohani kepada umat yang sedang menjalani masa Masa Prapaskah Gereja Katolik.
Ia mengajak umat untuk tetap setia dalam hal-hal kecil serta menjaga kehidupan doa di dalam keluarga.
“Di masa Prapaskah ini kita diajak untuk terus menjadi terang di tengah berbagai tantangan kehidupan, dengan tetap setia dalam doa serta tanggung jawab dalam keluarga,” kata RD Ponsianus Ongirwalu.
Menurutnya, masa Prapaskah tidak hanya dimaknai sebagai upaya menahan diri, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperbarui hati dan memperdalam kehidupan iman.
“Masa Prapaskah mengajak kita untuk membersihkan hati dari sikap dendam maupun egoisme, sehingga kita dapat mempersiapkan diri dengan lebih layak dalam menyongsong Paskah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun solidaritas di lingkungan rukun, dengan saling mendukung dan mendoakan sesama, terutama bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan.
Melalui kunjungan pastoral tersebut, diharapkan umat di Rukun Santo Paulus semakin dikuatkan dalam iman serta terus memelihara semangat kebersamaan dalam kehidupan menggereja.(rls:wu/jk)










