Panti, Pasaman, info86news.com Malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Nagari Panti berlangsung spektakuler dan penuh khidmat. Ribuan masyarakat dari berbagai jorong memadati jalur kegiatan, menjadikan perayaan tahun ini terasa lebih hidup, meriah, dan sarat nilai kebersamaan.
Pawai takbiran yang dimulai dari Terminal Panti hingga menuju Rumah Sakit Ibnu Sina Panti menjadi pusat perhatian warga. Sepanjang rute, gema takbir berkumandang menggetarkan suasana malam, berpadu dengan cahaya obor dan berbagai kreasi peserta yang menampilkan nuansa islami yang indah dan memukau.

Dalam ajang perlombaan yang digelar, Kampung Sorik berhasil mencuri perhatian dan mengukir prestasi dengan meraih piala dari pihak nagari. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kampung Sorik yang tampil penuh semangat, kekompakan, dan kreativitas.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Panti, Kapolsek Panti, serta Wali Nagari Panti bersama unsur alim ulama, cadiak pandai, dan tokoh masyarakat. Kehadiran para pemimpin daerah ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap pelestarian tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.
Wali Nagari Panti dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah menjaga ketertiban serta semangat kebersamaan selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan bahwa malam takbiran bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan nilai-nilai keislaman.
“Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga. Takbiran adalah wujud syukur sekaligus sarana mempererat silaturahmi di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, larut dalam suasana penuh kebahagiaan. Selain sebagai ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan sosial antarwarga.

Suksesnya pelaksanaan malam takbiran di Nagari Panti tahun ini diharapkan dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang, sebagai tradisi yang tidak hanya meriah, tetapi juga memperkuat nilai religius dan persatuan masyarakat. ( Abdi Novirta )










