http://info86news.com | Saumlaki – Pastor Pius Heljanan menyampaikan refleksi iman tentang pentingnya memberikan yang terbaik kepada Tuhan sebagai ungkapan syukur dalam renungan di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (30/3/2026).
Dalam pesannya, Pastor Pius Heljanan MSC menyoroti sikap sebagian umat yang masih mempertimbangkan untung rugi dalam memberi kepada Tuhan.
“Maria mengambil minyak narwastu murni meminyaki kaki Yesus. Ada anak Tuhan yang masih kalkulasi untung rugi dalam memberi kepada Tuhan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, tindakan Maria, saudari Lazarus, yang mengurapi Yesus dengan minyak narwastu murni merupakan simbol kasih tulus, penyerahan diri total, dan kerendahan hati.
“Minyak narwastu murni, simbol harta berharga, dipersembahkan pada Yesus. Ini mengajarkan bahwa yang terbaik harus diberikan kepada Tuhan,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran manusia tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk melayani Tuhan melalui sesama.
“Memberi dan melayani bukan dengan sisa-sisa harta, tenaga, dan waktu, tetapi harus yang terbaik,” tegas Pastor.
Ia juga mengingatkan umat agar tidak meneladani sikap Yudas Iskariot yang dinilai memiliki motivasi tidak tulus dalam pelayanan.
“Jangan jadi Yudas Iskariot, seolah peduli sesama, tetapi motivasinya mencari materi atau uang dalam melayani,” katanya.
Di akhir refleksi, Pastor Pius Heljanan MSC mengajak umat untuk berani memberikan yang terbaik dalam hidup kepada Tuhan sebagai wujud iman dan syukur.
“Jadilah orang yang berani memberi harta dan waktu terbaik untuk Tuhan,” pungkasnya.(rls:ph/jk)










