http://info86news.com | Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Sentuh Tanahku untuk memantau proses pengurusan pertanahan, khususnya selama momen mudik Lebaran.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memantau perkembangan pemberkasan layanan pertanahan tanpa harus datang langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah).
Layanan ini memungkinkan akses informasi kapan saja dan di mana saja melalui perangkat ponsel.
Meski demikian, pemanfaatan layanan digital tersebut dinilai masih belum optimal.
Sebagian masyarakat masih memilih datang langsung ke Kantah hanya untuk memastikan status berkas yang diajukan.
Selain memantau proses layanan, aplikasi Sentuh Tanahku juga dapat digunakan untuk memastikan data tanah telah terdaftar dan terpetakan dengan benar.
Aplikasi ini turut mendukung pemeriksaan keaslian sertipikat tanah, khususnya yang telah berbentuk sertipikat elektronik.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menyatakan bahwa integrasi layanan digital memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi pertanahan.
“Dengan Sertipikat Elektronik ini, kita telah meng-combine-nya dengan Sentuh Tanahku. Tanah kita atau tanah orang lain juga bisa dicek. Jadi kalau ada orang mengaku-ngaku tanah miliknya atau ingin memeriksa apakah sertipikat asli atau palsu, semuanya bisa dicek melalui Sentuh Tanahku,” ujarnya.
Pengalaman serupa disampaikan salah satu pengguna, Fitria, warga Jakarta Barat, yang mengaku terbantu dengan kehadiran aplikasi tersebut dalam mengurus dokumen pertanahan.
“Sangat terbantu. Kita tidak perlu bolak-balik ke BPN untuk mengecek berkas, cukup buka Sentuh Tanahku saja,” katanya.
Kementerian ATR/BPN menilai digitalisasi layanan pertanahan melalui aplikasi ini dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kemudahan akses bagi masyarakat, termasuk saat berada di luar daerah selama periode mudik Lebaran.(rls:tomy/jk)










