http://info86news.com | Saumlaki – Dalam suasana khidmat Minggu pagi, 26 April 2026, Pastor Pius Heljanan, MSC, mengajak umat untuk menghidupi iman secara nyata melalui sikap percaya, kesetiaan, dan tindakan sehari-hari.
Dalam refleksinya di Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Pastor Pius menegaskan pentingnya menjadikan iman sebagai arah dan dasar dalam menjalani kehidupan. “Barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat.”
Pesan ini mengandung makna bahwa keselamatan erat kaitannya dengan pilihan hidup yang berlandaskan iman yang teguh.
Ia menekankan bahwa umat dipanggil untuk membangun relasi yang intim dan personal dalam kehidupan rohani, sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh berbagai tantangan kehidupan. “Dia datang untuk menyelamatkan manusia, bukan membinasakan. Dia pemilik, bukan pencuri.”
Menurutnya, iman yang hidup tidak hanya dipahami, tetapi juga harus dialami dan diwujudkan dalam keseharian. Ia juga mengingatkan bahwa kesetiaan menjadi kunci utama dalam perjalanan iman.
“Keselamatan pasti kita peroleh bila setia mendengarkan dan melaksanakan kehendak-Nya.”
Refleksi tersebut menjadi peneguhan bahwa iman bukan sekadar keyakinan, melainkan panggilan untuk dijalani dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Dengan menghidupi iman secara konsisten, umat diharapkan mampu menjalani kehidupan yang terarah, penuh makna, serta membawa dampak baik bagi sesama.(rls:ph/jk)










