PASAMAN, SUMBAR info86news.com Bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi disembelih di halaman Masjid Raya Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpati), Kabupaten Pasaman. Prosesi berlangsung khidmat, penuh kebersamaan, dan haru, menjadi momen istimewa bagi warga Nagari Alahan Mati, khususnya masyarakat Jorong Pauh, dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026).
Kehadiran bantuan langsung dari Presiden ini disambut antusiasme tinggi oleh warga yang memadati lokasi kegiatan. Penyembelihan disaksikan langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery. Turut mendampingi, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Pasaman, Asrial Arfandi Hasan, Kepala Dinas Pertanian Prasetyo, Kepala Dinas Kominfo Fatrizon, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Simpang Alahan Mati, serta para tokoh masyarakat dan pengurus masjid setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas perhatian besar yang diberikan pemerintah pusat kepada masyarakat Pasaman. Menurutnya, bantuan kurban ini bukan sekadar program seremonial, melainkan bukti kasih sayang dan kehadiran negara yang menyentuh langsung hingga ke pelosok nagari.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Pasaman, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto. Bantuan ini memiliki makna sangat dalam; bukan hanya sekadar hewan kurban, melainkan wujud nyata perhatian, kasih sayang, dan kepedulian beliau kepada masyarakat kami di Pasaman,” ujar Bupati Welly di hadapan warga.
Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa perhatian yang diberikan di momen suci Idul Adha ini menjadi kebanggaan sekaligus kebahagiaan tersendiri. Hal ini membuktikan bahwa jarak dan lokasi daerah tidak menghalangi pemerintah pusat untuk hadir dan memastikan keberkahan hari raya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami merasa sangat tersentuh dan bangga. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah pusat hadir, peduli, dan tidak melupakan masyarakat di daerah-daerah. Semoga Allah SWT senantiasa membalas segala kebaikan, niat tulus, dan pengorbanan Bapak Presiden dengan rahmat dan keberkahan yang berlipat ganda,” tambahnya.
Prosesi penyembelihan berjalan tertib sesuai syariat Islam, disaksikan langsung oleh elemen masyarakat mulai dari pemuka adat, tokoh agama, hingga warga dari berbagai kalangan. Daging kurban tersebut selanjutnya akan dibagikan secara merata kepada warga, kaum dhuafa, dan keluarga kurang mampu di sekitar Alahan Mati agar keberkahan dan kebahagiaan Idul Adha dapat dinikmati bersama.
Di akhir arahannya, Bupati Welly Suhery mengajak seluruh masyarakat untuk menghayati makna sejati Idul Adha sebagai momen memperkokoh persatuan, menumbuhkan semangat berbagi, serta meneladani nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan momentum Idul Adha 1447 H ini sarana memupuk persatuan dan kesatuan. Belajarlah dari makna kurban untuk berkorban demi kebaikan bersama, bahu-membahu mewujudkan visi Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan demi kesejahteraan kita semua,” pungkas Welly Suhery.
(Abdi Novirta)










