http://info86news.com | Saumlaki – Di tengah dunia yang kerap dipenuhi kebencian dan keinginan untuk membalas, Injil justru menghadirkan jalan yang berbeda: mendoakan mereka yang melukai kita.
Pesan itu menjadi inti refleksi yang disampaikan Pastor Pius Heljanan, MSC, Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Selasa (16/6/2026).
Berangkat dari bacaan Matius 5:43-48, Pastor Pius mengajak umat menyadari bahwa mendoakan musuh bukanlah tanda kelemahan, melainkan bukti kedewasaan iman. Ketika seseorang memilih berdoa bagi mereka yang menyakiti dirinya, saat itulah Tuhan mulai bekerja menyembuhkan luka yang selama ini disimpan dalam hati.
“Kasihilah musuh-musuhmu dan berdoalah bagi mereka.”
Menurut Pastor Pius, mengasihi dan mendoakan orang yang telah melukai kita membutuhkan keberanian, keteguhan iman, dan kerendahan hati. Langkah itu memang melampaui logika manusia, tetapi justru menjadi ciri khas seorang pengikut Kristus yang taat pada perintah Tuhan.
“Mendoakan musuh adalah bentuk kasih yang melampaui logika dunia. Namun pengikut Yesus harus melakukannya karena itu perintah Tuhan.”
Ia menegaskan, doa bukan mengubah masa lalu atau membenarkan kejahatan yang dilakukan orang lain. Sebaliknya, doa mengubah hati orang yang berdoa. Dendam perlahan mencair, kebencian kehilangan kuasanya, dan hati dibimbing menuju rekonsiliasi serta pengampunan.
Pastor Pius mengingatkan bahwa manusia sering kali sulit melupakan luka yang ditinggalkan sesama. Karena itu, dibutuhkan campur tangan Tuhan agar hati yang membeku akibat kebencian dapat dipulihkan oleh kasih-Nya.
Sebagai penutup refleksinya, ia mengajak umat memanjatkan doa sederhana namun sarat makna: “Hati Kudus Yesus, jadikan hatiku serupa dengan Hati-Mu.”
Doa itu bukan sekadar rangkaian kata, melainkan permohonan agar setiap orang memiliki hati yang penuh belas kasih, mampu mengampuni, dan terbebas dari racun dendam. Sebab ketika doa menggantikan kebencian, saat itulah kasih Kristus mulai bertumbuh dan menghadirkan damai yang sejati.(jk)










