Doa Bersama Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026, Polresta Palu Perkuat Sinergi Lintas Agama Melalui Semangat “Polri untuk Masyarakat”
( Palu ) – Info86News.com – Rabu.01/07/2026/-Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Palu menggelar kegiatan doa bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memohon perlindungan, keselamatan, serta keberkahan dalam pelaksanaan tugas Kepolisian Republik Indonesia. Kegiatan yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” tersebut berlangsung dengan penuh khidmat di Mapolresta Palu dan dihadiri oleh unsur pimpinan, personel kepolisian, serta tokoh-tokoh agama dari berbagai keyakinan.
Kegiatan doa bersama dihadiri langsung oleh Kapolresta Palu, Kombes Pol. Hari Rosena, didampingi Wakapolresta Palu, AKBP Muhammad Ilham. Hadir pula para Pejabat Utama (PJU) Polresta Palu, para perwira, serta personel Polresta Palu yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.
Sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga persatuan dan memperkuat kerukunaPalu
at beragama, doa bersama ini juga dihadiri oleh para tokoh agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Masing-masing tokoh agama memimpin doa sesuai dengan keyakinannya, memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.
Momentum doa bersama ini menjadi simbol bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga. Melalui kebersamaan lintas agama, Polresta Palu ingin memperkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan, serta membangun sinergi yang harmonis antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Palu.
Kapolresta Palu, Kombes Pol. Hari Rosena, menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum peringatan perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, tema “Polri untuk Masyarakat” mengandung makna bahwa setiap pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Polri dituntut untuk semakin profesional, modern, humanis, serta hadir memberikan rasa aman melalui pelayanan yang cepat, responsif, transparan, dan berkeadilan.
Lebih lanjut, Kapolresta menegaskan bahwa doa bersama lintas agama ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan oleh Polri semata. Diperlukan dukungan, doa, serta kolaborasi dari seluruh komponen masyarakat, termasuk para tokoh agama yang selama ini memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai moral, dan menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, khidmat, dan kebersamaan. Momen ini menjadi cerminan eratnya hubungan antara Polresta Palu dengan para tokoh agama dan masyarakat sebagai mitra strategis dalam mewujudkan keamanan yang kondusif.
Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Palu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri, serta mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat. Dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”, Polresta Palu akan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Palu
#By Narasi.( Hardiman)
@Https//Info86News.com










