Perkuat Keimanan dan Pemahaman Fikih, 80 WBP Lapas Kelas IIB Solok Ikuti Pengajian di Masjid Al-Maghfirah

banner 468x60

Perkuat Keimanan dan Pemahaman Fikih, 80 WBP Lapas Kelas IIB Solok Ikuti Pengajian di Masjid Al-Maghfirah

Perkuat Keimanan dan Pemahaman Fikih, 80 WBP Lapas Kelas IIB Solok Ikuti Pengajian di Masjid Al-Maghfirah
Perkuat Keimanan dan Pemahaman Fikih, 80 WBP Lapas Kelas IIB Solok Ikuti Pengajian di Masjid Al-Maghfirah

( Solok) – Info86News.com – Kamis.09/07/2026/- Lapas Kelas IIB Solok terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk pribadi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berakhlak mulia melalui program pembinaan kepribadian. Bertempat di Masjid Al-Maghfirah, sebanyak 80 orang WBP, yang terdiri dari 54 WBP Blok A/Tahanan kamar 15 s.d. 20 serta santri kamar pesantren dan warga binaan lansia, mengikuti kegiatan Pengajian dan Pendidikan Agama Islam yang didampingi oleh Staf Bimkemas.

Materi pengajian disampaikan oleh Buya Jondrizal, S.Ag, dari Pokjaluh Kementerian Agama Kota Solok, dengan tema Keimanan dan Thaharah (Bersuci) sebagai pondasi utama dalam menjalankan ibadah.

Dalam tausiyahnya, Buya Jondrizal menjelaskan bahwa thaharah berarti bersuci, baik secara lahir maupun batin. Orang yang senantiasa menjaga kesucian akan tercermin melalui perilakunya, seperti selalu berkata benar, memuliakan tamu, serta menghormati tetangga.

Beliau juga mengingatkan tentang makna muflis (orang yang bangkrut), yaitu seseorang yang kehilangan pahala akibat buruknya lisan, gemar berkata tidak baik, serta menyakiti orang lain melalui ucapan. Oleh karena itu, menjaga lisan merupakan bagian penting dari keimanan seorang muslim.

Dalam materi fikih, Buya Jondrizal menerangkan bahwa seseorang yang melaksanakan salat harus berada dalam keadaan suci. Cara bersuci dapat dilakukan melalui istinjak, wudhu, dan mandi wajib, dengan alat bersuci berupa air, batu, maupun daun sesuai ketentuan syariat.

Kegiatan pembinaan keagamaan ini bertujuan untuk meningkatkan pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta membentuk karakter yang lebih baik sebagai bekal menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, Lapas Kelas IIB Solok berharap nilai-nilai keislaman dapat tertanam kuat dalam diri setiap warga binaan, sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah.

#By Narasi.( Iladayu Candra)
@Https//Info86News.com

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *