Pasaman, Sumatera Barat info86news.com Menyikapi meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pasaman, Dinas Kesehatan bersama jajaran Puskesmas terus melakukan berbagai langkah cepat untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit, salah satunya melalui fogging fokus di kawasan yang terindikasi terdapat kasus DBD, sebagaimana terlihat pada kegiatan di lapangan.
Selain pengasapan (fogging), petugas kesehatan juga melakukan penyelidikan epidemiologi, pemeriksaan jentik nyamuk, edukasi kepada masyarakat, serta mengimbau warga agar rutin melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta mencegah gigitan nyamuk.
Sebelumnya, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat sekaligus Ketua Komisi II Fraksi Partai Gerindra, Khairuddin Simanjuntak, mengimbau masyarakat Kabupaten Pasaman agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran DBD. Berdasarkan informasi yang diterima, tercatat 26 orang berstatus suspek DBD dan satu orang meninggal dunia.
Khairuddin mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan fogging, karena pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa. Menurutnya, keberhasilan pengendalian DBD sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Dinas Kesehatan yang turun langsung melakukan fogging dan upaya pencegahan. Namun yang paling penting adalah kesadaran bersama menjaga kebersihan lingkungan agar kasus DBD tidak terus bertambah,” ujarnya.
Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, muncul bintik merah, atau tanda-tanda lain yang mengarah pada DBD. Penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi dan menekan angka kematian akibat penyakit tersebut.
( Penulis Abdi Novirta )










