Musrenbang Nagari Tabek Patah Bahas Prioritas Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata

banner 468x60

Musrenbang Nagari Tabek Patah Bahas Prioritas Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata

Musrenbang Nagari Tabek Patah Bahas Prioritas Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata
Musrenbang Nagari Tabek Patah Bahas Prioritas Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata

( TANAH DATAR ) – Info86News.com – Selasa.01/09/2026/- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari Tabek Patah berlangsung di Aula Nagari Tabek Patah, Selasa (1/9/2026). Musyawarah tersebut menjadi ruang bagi pemerintah nagari bersama masyarakat dan berbagai unsur lembaga nagari untuk membahas hasil musyawarah sebelumnya sekaligus menetapkan prioritas pembangunan ke depan.

Kegiatan dihadiri Walinagari Tabek Patah Zulkifli, Camat Tabek Patah Kartoni, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar Dt. Nurhamdi Zahari, Kapolsek Iptu Sudirman, Ketua BPRN M. Taufik S.HI, unsur komite, BPBD Tanah Datar, alim ulama, cadiak pandai, tokoh masyarakat, serta anak nagari.

Sekretaris Nagari Tabek Patah Desi Indrayana dalam penyampaiannya menjelaskan, rangkaian perencanaan pembangunan telah diawali melalui musyawarah di tingkat Jorong Rebuk Panting, kemudian dilanjutkan dengan musyawarah nagari. Hasil pembahasan selanjutnya diverifikasi oleh tim verifikasi dari kecamatan dan nagari.

Dalam Musrenbang tersebut, peserta juga membahas sejumlah usulan yang dinilai menjadi kebutuhan prioritas masyarakat untuk pembangunan tahun 2026/2027.

Walinagari Tabek Patah Zulkifli mengatakan, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pembangunan di nagari. Meski demikian, pemerintah nagari berupaya agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

“Anggaran yang kita miliki memang terbatas. Namun, dengan kondisi tersebut kita tetap berupaya menjalankan pembangunan di nagari secara bertahap,” ujar Zulkifli.

Ia berharap dukungan dan sinergi antara pemerintah nagari, kecamatan, kabupaten, DPRD, serta masyarakat dapat terus diperkuat sehingga berbagai kebutuhan pembangunan dapat direalisasikan sesuai kemampuan anggaran.

Sementara itu, Sekretaris Nagari Randi menyampaikan sejumlah rencana pembangunan yang menjadi prioritas untuk 2026/2027. Di antaranya peningkatan sarana dan prasarana, pembangunan pada bidang sosial budaya, serta penguatan fasilitas pendidikan.

Salah satu usulan yang menjadi perhatian adalah pembangunan perpustakaan dan ruang majelis guru di salah satu sekolah yang berada di wilayah Nagari Tabek Patah.

Selain pembangunan fisik, pengembangan sektor pariwisata juga menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian dalam Musrenbang. Peningkatan akses jalan menuju objek wisata, termasuk kawasan Batu Badinding, dinilai penting untuk mendukung kunjungan wisatawan.

Camat Tabek Patah Kartoni dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Musrenbang. Ia juga mengapresiasi kinerja Walinagari Zulkifli yang dinilai tetap mampu menjalankan pembangunan meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Kartoni turut menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Dt. Nurhamdi Zahari yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Walaupun anggaran yang tersedia terbatas, pembangunan di Nagari Tabek Patah tetap bisa berjalan secara bertahap. Ini tentu tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur yang ada,” katanya.

Dari unsur pemerintah kabupaten, Dt. Rajo Tambosa Riswandi, S.Pd., menyampaikan agar setiap rencana pembangunan nagari memiliki keterkaitan dan sinkronisasi dengan program pemerintah daerah.

Menurutnya, komunikasi antara pemerintah nagari dan pemerintah kabupaten harus terus dibangun, baik melalui koordinasi langsung maupun secara tertulis, sehingga usulan pembangunan dari nagari dapat diselaraskan dengan program daerah.

“Rencana pembangunan di nagari hendaknya memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah daerah. Komunikasi dan koordinasi harus terus dilakukan agar terjadi sinkronisasi antara program nagari dan kabupaten,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar Dt. Nurhamdi Zahari Dt. I. M. Nan Bapayuang Ameh mendorong Nagari Tabek Patah untuk tidak hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki nagari.

Menurutnya, sektor pariwisata, kesenian, pertanian dan pendidikan memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara bersama-sama.

Ia mencontohkan potensi wisata Batu Badinding yang mulai mendapat perhatian melalui media sosial maupun media massa. Kondisi tersebut, menurutnya, harus diikuti dengan pembinaan dan pengelolaan objek wisata secara lebih serius.

Nurhamdi juga menyinggung potensi wisata Istano Basa Pagaruyung yang mampu memberikan pemasukan cukup besar setiap tahunnya.

“Kalau Istano Pagaruyung bisa menghasilkan miliaran rupiah setiap tahun, mengapa potensi wisata yang ada di daerah kita tidak kita tingkatkan?” katanya.

Ia menilai pengembangan objek wisata di Tabek Patah harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari akses jalan, fasilitas pendukung, kebersihan, promosi hingga pembinaan masyarakat sekitar.

Menurutnya, pemerintah kabupaten juga telah memberikan bantuan untuk pembangunan fasilitas sanitasi berupa toilet sebagai salah satu pendukung objek wisata.

Nurhamdi berharap pemerintah nagari bersama masyarakat dapat terus berdiskusi dengan pemerintah kabupaten untuk mencari solusi dan peluang pengembangan pariwisata.

“Kita harus saling bertukar pendapat dan membangun komunikasi dengan kabupaten demi kelancaran pengembangan wisata di Tabek Patah,” ujarnya.

Selain Batu Badinding, potensi lain yang disebut dalam kegiatan tersebut adalah kopi Arabika khas Tabek Patah yang dinilai telah semakin dikenal hingga ke luar daerah.

Nurhamdi bahkan mengungkapkan gagasan untuk menghadirkan kendaraan wisata yang nantinya dapat digunakan untuk mengunjungi sejumlah objek wisata yang ada di Tabek Patah.

Ia juga menyampaikan bahwa rencana induk atau master plan pengembangan kawasan telah disiapkan dan akan ditindaklanjuti dengan kunjungan ke Tabek Patah.

“Potensi Tabek Patah cukup banyak. Karena itu, kita berharap pengembangannya tidak hanya bertumpu pada satu sektor, tetapi seluruh potensi nagari dapat bergerak bersama,” jelasnya.

Musrenbang tersebut akhirnya menjadi momentum bagi pemerintah nagari, masyarakat dan pemerintah daerah untuk menyatukan arah pembangunan. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, prioritas pembangunan diharapkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus mampu membuka peluang baru bagi peningkatan ekonomi nagari melalui sektor pariwisata, pertanian, pendidikan dan sosial budaya.

#By Narasi .( Maizetrimal )
@Https//Info86News.com

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *