Dorong Pasaman Bangkit; Bupati Welly Lantik Wanita Jadi Wali Nagari Pertama di Pemerintahannya di Pasaman

banner 468x60

Pasaman, Sumatera Barat, Info86News.Com 
Bupati Pasaman Welly Suhery melantik Gustaniah sebagai Penjabat Wali Nagari Kotanopan Rao, Kecamatan Rao Utara Kabupaten Pasaman, di Gedung Serba Guna Kecamatam Rao Utara, Koto Baru, Nagari Koto Rajo, Kecamatan Rao Utara, Pasaman. Rabu (29/4/2026).

Dalam sejarah Kabupaten Pasaman, dan di masa perintahan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian, Gustaniah adalah merupakan satu-satunya wali nagari wanita yang pertama dilantik di daerah itu.

Setelah puluhan tahun lamanya, sebelumnya pernah ada wali nagari persiapan di Kabupaten Pasaman yakni di Nagari Koto Kaciak Barat Kecamatan Bonjol, dan wali Nagari Aia Manggih Barat, Kecamatam Lubuksikaping, nqmun saat itu dilantik sebagai wali nagari Persiapan.

Bupati Welly Suhery menyampaikan, sangat apresiasi dengan dilantiknya wali nagari perempuan ini pertama di kepemimpinannya di Kabupaten Pasaman. Ini menandakan sebuah permulaan bagi peran-peran perempuan yang terus bertumbuh di Kabupaten Pasaman.

“Ini merupakan implementasi kesetaraan gender, pemberdayaan Perempuan dan hari yang bersejarah bagi wanita dan sudah diakui kemampuannya, dengan dilantiknya Saudari Gustaniah sebagai penjabat wali nagari termasuk dalam sistem pemerintahan, hari ini kita melantik wanita sebagai wali nagari,” Kata Bupati Welly.

Bupati Welly menerangkan, saat ini di Kabupaten Pasaman, beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah Sekretaris OPD itu dari PNS yang nota bene Wanita. Ditegaskan Bupati Welly ini adalah bentuk dari kesetaraan gender dan pemberdayaam kaum perempuan dalam peran sertanya pada jabatan Publik.

Sementara itu, Gustaniah wanita kelahiran Sei Ranyah, Mudik Kecamatan Rao Utara 15 Februari 1976, aktif bekerja di Kantor Camat. Gustaniah merupakan kebanggan tersendiri bagi wanita-wanita di Kecamatan Rao Utara, karena Gustaniah merupakan wanita pertama dalam sejarah menjadi Wali Nagari di Kecamatan Rao Utara.

Gustaniah menjadi Penjabat Wali Nagari Kotonopan mengganti Wali Nagari sebelumnya Darman Nasution. Dengan dilantiknya Gustaniah diharpkan pelayanan publik di Nagari Kotonopan semakin lebih baik kedepannya.

Bupati juga menjelaskan, hingga tahun 2025 Kabupaten Pasaman memiliki 12 kecamatan dengan total 62 nagari. Dengan penempatan Penjabat Wali Nagari di tiga kenagarian hari ini, dikatakan Bupati Welly Penataan Nagari atau Desa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dapat tercapai secara optimal.

Penataan nagari tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan nagari, mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki tata kelola pemerintahan nagari, serta meningkatkan daya saing nagari.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintahan nagari sangat urgen. Bupati Welly Suhery menyampaikan agar Penjabat Wali Nagari melaksanakan sejumlah tugas penting sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa.

“Tugas tersebut meliputi pengelolaan kegiatan anggaran operasional, penyediaan fasilitas dasar, pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan, pendataan potensi nagari, hingga pembukaan akses perhubungan antar nagari,” jelasnya.

Bupati juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah nagari, unsur adat, tokoh masyarakat, pemerintah Kecamatan Rao Utara hingga jajaran pemerintah daerah untuk bersama-sama mendukung program Pasaman Bangkit.
“Semoga pelantikan Wali Nagari di tiga kenagarian hari ini dapat menguatkan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat di Rao Utara,” Ujarnya.

Bupati Welly juga berpesan
keterbatasan fiskal dan tuntutan efisiensi anggaran birokrasi hari ini jangan dijadikan hambatan. Pemerintah daerah termasuk kenagarian dituntut tetap kokoh mengayomi serta melayani masyarakat. Tidak boleh surut. Setiap program untuk rakyat harus tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Ia mengajak, untuk menghadapi efisiensi fiskal tentu bukan perkara mudah, namun juga bukan sesuatu yang mustahil. Dengan tata kelola anggaran yang disiplin, baik dan transparan, iya yakin nagari akan bisa berinovasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Teddy Marta, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Penjabat Wali Nagari yang dilantik hari ini. Ia juga berpesan agar para penjabat membangun sinergi dan komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, serta mengelola dana desa secara efektif dan bertanggung jawab.

Kepala Dinas Kominfo Fatrizon yang juga hadir dalam kegiatan tersebut terpisah memberikan pesan kepada Penjabat Wali Nagari agar memguatkan pengrlolaan data dalam merencanakan dan melalsanakan Pembangunan. Karena dengan data, untuk mengukur suatu capaian dengan mudah bisa disimpulkan.

Ia juga berharap, Penjabat Wali Nagari baik di Nagari Kota Nopan dan Nagari Koto Rajo dapat mencontoh nagari nagari lain di Pasaman yang sudah maju tentang pengelolaan data nagari serta informasi puplik. Ia berharap dengan demikian peningkatan pengelolaan pemerintahan nagari dalam hal perencanaan dan keterbukaan informasi dapat terwujud. Ujar Fatrizon.

Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Bupati Pasaman Parulian, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asrial Arfandi Hasan, Anggota DPRD dari dapil Rao Utara Muhammad Ansyari Lubis (Mulkan), unsur Forkopimca di Kecamatan Rao Utara, jajaran OPD, para camat, wali nagari, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Berikut 3 Penjabat Wali Nagari yang dilantik:
Gufti Yomi, SE — Penjabat Wali Nagari Lubuk Gadang, Mapat Tunggul

Gustaniah— Penjabat Wali Nagari Kota Nopan Rao, Rao Utara

Gusti Erizal— Penjabat Wali Nagari Koto Rajo Rao Utara.

( Abdi Novirta )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *