Pasaman, Sumatera Barat info86nmews.com Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam sebuah upacara pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Senin (8/6/2026).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar, dan disaksikan oleh Pelindung PMI sekaligus Bupati Pasaman Welly Suhery, Ketua Dewan Kehormatan PMI yang juga Kajari Pasaman Hendi Arifin, unsur Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Pasaman, pengurus PMI provinsi, anggota Palang Merah Remaja (PMR), serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pasaman H. Parulian dilantik secara resmi sebagai Ketua PMI Kabupaten Pasaman masa bakti 2026–2031. Ia menyatakan bahwa jabatan ini bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar untuk melayani masyarakat.
“Ini bukan sekadar jabatan kehormatan, melainkan tanggung jawab nyata di tengah tantangan kemanusiaan yang terus berkembang. PMI harus hadir di tengah masyarakat, dan saya yakin dengan semangat kebersamaan, kita bisa memberikan pelayanan terbaik,” ujar Parulian.
Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan seluruh program berjalan transparan, terukur, dan sesuai peraturan. Langkah ini, katanya, selaras dengan visi daerah “Pasaman Bangkit Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan”.
“Insya Allah PMI akan menjadi penggerak kepedulian dan solidaritas, serta memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi berbagai situasi darurat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PMI Sumatera Barat Aristo Munandar mengingatkan agar seluruh pengurus memahami tugas pokok organisasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Sebagai organisasi kemanusiaan yang diakui negara, PMI dituntut mampu bergerak cepat.
“Kita harus menjadi yang pertama hadir dan yang terakhir meninggalkan lokasi bencana. Kecepatan dan ketepatan adalah kunci utama pelayanan kemanusiaan,” tegasnya.
Bupati Pasaman Welly Suhery dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran PMI selama ini, baik saat terjadi bencana maupun dalam kegiatan kesejahteraan masyarakat sehari-hari. Ia berharap kepengurusan baru dapat mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
“Jadilah garda penguat pelayanan dan solidaritas. Kami berharap PMI semakin profesional, responsif, dan menjadi mitra strategis pemerintah. Dukungan dari PMI provinsi, dunia usaha, dan penggalakan peran PMR juga sangat kami harapkan agar gerakan kemanusiaan semakin luas jangkauannya,” harap Bupati Welly.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan PMI Kabupaten Pasaman semakin solid dan mampu memberikan pertolongan serta pendampingan yang cepat, tepat, dan menyentuh hati bagi warga yang membutuhkan.
(Abdi Novirta










