


Donggala – Sulteng Penanganan Stunting di desa memerlukan kerja sama dan Sinergi dari seluruh elemen masyarakat.
Pertama : Tanggung jawab bersama yakni Kepolisian menyatakan bahwa pencegahan Stunting bukan hanya masalah ini menyangkut masa depan generasi Bangsa.
Kedua, Peran Kepolisian : POLRI ikut hadir dalam bagian Rembuk Stunting dan memantau pengukuran data di desa. Kehadiran Polisi bertujuan memastikan program berjalan lancar.
Ketiga, Sinergi Lintas sektoral adalah Keberhasilan menurunkan stunting membutuhkan kerja sama antara Pemerintah, Tenaga Kesehatan, dan aparat keamanan, demikian
dikatakan Kapolsek Sirenja Iptu Ahmat Coridji, Kepada Awak Media ini, usai giat acara Rembuk Stunting di Kantor Desa Dampal, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Senin, 24 Agustus 2026.
Kapolres Donggala AKBP Aditya Rochaulia Suharto SH, S.I.K. M. I. K.
Melalui Kapolsek Sirenja Iptu Ahmat Coridji, Mengatakan,
Stunting itu adalah Tanggung Jawab kita semua, bukan cuman dari Kader Kesehatan atau dari Puskesmas tapi dari kita semua, aparat Desa, Kades, dan Masyarakat, Aparat Kepolisian, aparat TNI, semuanya terlibat.
Jadi stunting itu juga sudah berjalan dengan baik, berarti kita bisa melahirkan dan menciptakan generasi muda Indonesia terutama Kecamatan Sirenja generasi yang lahir dan tercipta generasi yang bagus, bermutu, unggul, dan berdaya saing, ucap Kapolsek Sirenja Iptu Ahmat Coridji.
Hal yang sama Camat Sirenja Margumi Firdaus, S.Sos, Menyatakan, Alhamdulillah ini terakhir Desa Dampal, Stunting berada di tingkat 3,2% hari ini, saya menghimbau agar semua harus koordinasi, serta Stakeholder yang ada harus terlibat,
Olehnya itu Insyaallah kedepan Stunting di Kecamatan Sirenja ini, dan program kita ada di beberapa desa insyaallah Zero Stunting.
Hal yang lain Camat Sirenja Margumi Firdaus, S,Sos, menyatakan, Kami sudah buat himbauan pada Jum’at lalu saya sampaikan di Masjid, termasuk Pak Kapolsek juga saya laporkan, supaya dengan keadaan Indonesia saat ini berada dalam fase fenomena El Nino kuat yang menyebabkan cuaca cenderung lebih panas dan minim curah hujan , ujar Camat Sirenja Margumi Firdaus, S.Sos,
Untuk jangan sembarang buang puntung rokok, membakar lahan atau pun Kebun,, dan hutan, berharap tetap kita jaga bersama serta memberi himbauan kepada masyarakat.
Turut hadir pada acara Rembuk Stunting di desa Dampal, yakni, Camat Sirenja Margumi Firdaus, S, Sos, Kapolsek Sirenja Iptu Ahmat Coridji, Kepala Puskesman Punggava Tompe Sirenja Adwan, S.K.M, Kades Dampal, Kepala BKKBN Kecamatan Sirenja, Hamna, AMd. Keb, Kades Dampal Irwan Hi. Nasar, Sekdes Dampal Moh. Rifai, SH, BPD Misna, BKM, Kader Posyandu desa Dampal, Para Kadus 1 Nursyam, Bhabinkamtibmas Desa Dampal Brigpol Syamsul Bakhri
( AR)










