Kepsek SMk Negeri 2 Ratu Khoyan Terancam Dilaporkan Ke Tipikor Terkait Uang SPP Dan Dana Bos Rp 2,3 Milyar/Tahun.
( Kabupaten Labuhanbatu ).- Info86News.Com – Selasa.02/06/2026/-Kepala sekolah SMK Negeri 2 Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labubanbatu, Khoyan SP.d terancam akan dilaporkan ke pihak tindak pidana korupsi ( Tipikor ) selaku aparat penegak hukum di Mapolres dan juga di Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu.
Pasalnya, Khoyan selalu Kepala sekolah dan orang nomor satu guru Pendidik di SMK Negeri 2 Kecamatan Rantau Utara tersebut , enggan ketemuan sama beberapa orang Jurnalis di SMK Negeri 2, ingin konfirmasi tentang “Uang SPP”, siswa siswi SMk Negeri 2 Kecamatan Rantau Utara, tahun anggaran 2025 dan 2026 . Ditambah, konfirmasi tentang pengguna dan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMk Negeri 2 tersebut.
Karena, diketahui bahwa siswa siswi yang duduk di SMK Negeri 2 Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu untuk menimba ilmu Pendidikan dibebani pembayaran uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan ( SPP ) satu bulan sebesar Enam Puluh Ribu Rupiah ( Rp 60.000,- ) perbulan. Dan, diketahui juga sesuai data jumlah siswa siswi seluruhnya berjumlah 1.510 jumlah siswa siswi SMK Negeri 2 Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu (Data tahun 2025).
Sebab, dari perhitungan terkait dana BOS tersebut, satu tahun sebesar Satu Milyar Dua Ratus Sembilan Puluh Satu Lima Puluh Ribu Rupiah ( Rp 1.291.050.000-. yang diperuntukan sekolah SMK Negeri 2 Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu. Dan, ditambah dana BOS tahun 2026 sebesar Satu Milyar Tiga Ratus Juta Rupiah ( Rp 1.300.000.000).
Disisi lain, ada Uang SPP dengan jumlah murid siswa siswi SMK Negeri 2 Kecamatan Rantau Utara jumlah 1.510 jumlah siswa siswi. Artinya, Kepala sekolah SMK Negeri 2 Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu diduga lakukan penyelewengan dari dana BOs dan Uang SPP siswa dan siswi sebesar Satu Milyar Rupiah lebih ( Rp 1.000.005.000.-
Mirisnya, Khoyan tidak mau dikonfirmasi beberapa awak media dilokasi SMK Negeri 2 Jalan WR Supratman Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara. Parahnya, Khoyan juga mematikan handphone selular genggamnya , sehingga Khoyan tidak bisa dihubungi oleh beberapa awak media.
“Ini suatu pertanda, betul bahwa Khoyan kita duga ada penyelewengan anggaran sekolah. Bukti, dua kali kita ke sekolah SMKn Negeri 2 tetap Khoyan menghindar . Kemaren, sewaktu pertama dikontak melalui handphone selular nya terlihat masih berdering . Namun, saat ini Khoyan tidak lagi aktifkan Handphone selularnya.
Petugas security pos depan kepada awak media, mengatakan, Khoyan sudah lama keluar . ” Tadi pagi masuk bentar. Lalu pergi lagi tidak tau kemana pak. Nanti pesan orang bapak saya sampaikan ke pak Khoyan “, ujar security SMK. Negeri 2 kepada awak media.
#By Narasi penulis .( Mora Tanjung).
@Https//Info86News.com









