Lapas Solok Resmi Tutup Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun, Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Bernilai Ekonomis

banner 468x60

Lapas Solok Resmi Tutup Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun, Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Bernilai Ekonomis

Lapas Solok Resmi Tutup Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun, Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Bernilai Ekonomis
Lapas Solok Resmi Tutup Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun, Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Bernilai Ekonomis


( KOTA SOLOK ) – Info86News.com – Saptu.19/09/2026/- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Solok resmi menutup kegiatan pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun yang bekerja sama dengan Relima Kota Solok. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan melalui pelatihan yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis. Jumat(18/09)

Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Melalui pelatihan tersebut, warga binaan mendapatkan pemahaman mengenai tata cara pengolahan minyak jelantah menjadi sabun dengan metode yang benar, termasuk pentingnya memperhatikan prosedur keselamatan dalam proses pembuatannya.

Salah seorang perwakilan warga binaan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, selama ini mereka telah mengetahui bahwa minyak jelantah dapat diolah menjadi sabun. Namun, kekhawatiran terhadap kandungan zat berbahaya membuat mereka ragu untuk mencoba mengolahnya secara mandiri.

“Selama ini kami mengetahui minyak jelantah bisa dijadikan sabun, tetapi kami takut karena khawatir dengan zat berbahaya yang terkandung di dalamnya. Melalui pelatihan ini, kami benar-benar mendapatkan ilmu tentang bagaimana cara pengolahan yang benar dan aman. Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini,” ujar perwakilan warga binaan.

Warga binaan juga berharap agar pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak berhenti sampai di sini. Dengan adanya pelatihan lanjutan, ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata.

Lapas Solok berharap kerja sama dengan Relima Kota Solok ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan program pembinaan kemandirian. Pengetahuan yang diperoleh warga binaan diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman selama menjalani pembinaan, tetapi juga menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif di tengah masyarakat.

Penutupan pelatihan ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan pembinaan yang tidak sekadar memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, serta semangat untuk terus berkarya.

Dari minyak jelantah menjadi sabun, dari keterampilan menjadi peluang, Lapas Solok terus berkomitmen membekali warga binaan dengan ilmu yang bermanfaat untuk masa depan.

#By Narasi.( Ildayu Candra)
@Https//Info86News.com

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *