http://info86news.com | Banyumas, 26 April 2026 — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa setiap kebijakan publik harus berorientasi pada nilai kemanusiaan dan keadilan.
Pernyataan itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Nusantara Young Leaders pada sesi “Total Politik” di Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (25/4/2026), dalam dialog bersama mahasiswa.
“Karena kita (mantan) aktivis mahasiswa, cara menyelesaikan masalah itu dengan cara pendekatan yang kemanusiaan dan berkeadilan. Manusia itu kita tempatkan yang utama. Semua kebijakan ini harus memanusiakan manusia,” ujar Nusron.
Ia menambahkan, pendekatan tersebut tidak hanya menjadi metode kerja, tetapi juga tolok ukur kepemimpinan, yakni sejauh mana kebijakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang namanya jadi pejabat itu harus hati-hati. Segala sesuatu di dunia, selama bermanfaat pasti akan bertahan di muka bumi. Kalau tidak bermanfaat, tidak mungkin bisa bertahan. Itu kata kuncinya,” katanya.
Lebih lanjut, Nusron menekankan bahwa prinsip kemudahan bagi rakyat harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan pemerintah. Ia juga mengaitkan hal tersebut dengan nilai moral kepemimpinan, di mana pemimpin yang mempersulit rakyat akan menghadapi kesulitan, sementara yang mempermudah akan dimuliakan.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak mahasiswa untuk tetap kritis namun konstruktif terhadap kebijakan pemerintah.
“Jangan hanya setiap (kebijakan) dikritik dan dicaci maki. Kritik setuju karena berkritik itu adalah kewajiban mahasiswa. Kamu jangan jadi aktivis, kalau tidak bisa mengkritik. Tapi sekali lagi, adalah sengsara kalau mengkritik tidak tahu apa tujuan (kritiknya) untuk negeri,” tegasnya.
Kegiatan bertema “Mencetak Negarawan, Membangun Peradaban” tersebut turut menghadirkan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai penggagas acara. Diskusi dipandu oleh Arie Putra dan Budi Adiputro, serta diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam kegiatan ini, Menteri Nusron didampingi Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Shamy Ardian, Plt. Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah Kartono Agustiyanto, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas Sri Rejeki.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN dalam mendorong kepemimpinan yang berorientasi pada kemanusiaan, kebermanfaatan, dan keberpihakan kepada masyarakat.(rls:tomy/jk)










