Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto Dampingi Menteri Pertahanan RI Syafrie Syamsoeddin, Bersama Jaksa Agung Saksikan Langsung Latihan Kogab TNI – 2025 Di Morowali, Sulteng, Di Kerahkan 26.998 Prajurit Perkuat Pengamanan SDA Nasional.


( Morowali – Sulteng ) – INFO86NEWS.COM – Juma”at 21 November 2025 – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Syafrie Syamsoeddin bersama Jaksa Agung ST. Burhanuddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf beserta Pejabat terkait, menyaksikan secara langsung pelaksanaan Latihan Komando Gabungan ( Kogab) TNI yang Terintegrasi Tahun 2025 di kawasan Bandara PT IMIP , Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis, 20 November 2025.
Kemudian Latihan ini, berskala besar yang melibatkan 26. 998 Personel TNI Lintas Matra ini menjadi Cerminan kemampuan TNI dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, termasuk Potensi gangguan terhadap pengelolaan Sumber Daya Alam ( SDA) Nasional.
Pasalnya, Penggunaan Kekuatan Darat, Laut, dan Udara dalam satu Rangkaian Operasi menunjukan tingkat Interoperabilitas yang semakin maju dan terukur.
Di Hadapan Awak Media ini, Menhan RI Syafrie Syamsoeddin selaku Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional sekaligus mewakili Tim Penertiban Kawasan hutan yang menangani isu Pertambangan, menjelaskan, Fokus utama Latihan dan arah Kebijakan yang sedang di ambil Pemerintah ” Tujuannya Satu adalah Bagaimana kita sebagai Negara yang berdaulat memiliki kemampuan untuk menegakan Peraturan dan melakukan Penertiban dalam rangka pengamanan Sumber Daya Alam ( SDA) yang merupakan bagian dari Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” Tegas Menhan Jenderal ( Purn) Syafrie Syamsoeddin.
Lanjut Menteri Pertahanan RI, juga menyoroti maraknya pola pelanggaran di sektor Pertambangan, di mana sejumlah pihak memanfaatkan celah hukum untuk meraup keuntungan pribadi.
Menhan Syafrie Syamsoeddin Menegaskan, bahwa berbagai modus dan siasat terus bermunculan dari kelompok berkepentingan yang dengan sengaja berupaya mengeruk kekayaan Negara, sehingga di perlukan langkah penertiban yang konsisten dan terukur.
Menhan Republik Indonesia Syafrie Syamsoeddin, juga menyampaikan Komitmen Pemerintah untuk terus menjalankan langkah Penertiban dan pengamanan di Wilayah – wilayah yang rawan pelanggaran.
Jadi setiap temuan yang terbukti melanggar aturan akan langsung di teruskan ke proses penegakan hukum.
” Ini menunjukkan kehadiran Negara terhadap semua kegiatan – kegiatan ilegal yang selama ini terjadi dan ini sangat merugikan Negara” ujarnya.
Menutup arahannya Menhan RI Syafrie Syamsoeddin menegaskan, Komitmen Pemerintah untuk terus menjaga Kedaulatan Negara tanpa Kompromi. Upaya Penertiban tidak hanya di fokuskan pada Bangka atau Morowali, tetapi mencakup seluruh wilayah Indonesia,.”
Pesan kita kepada Rakyat bahwa kita terus bekerja untuk kepentingan rakyat, dan kita harus tegakkan semua ketentuan tanpa kita melihat latar belakang dari manapun asalnya, ” Pungkas Kemenhan.
Pada Latihan ini, TNI menampilkan rangkaian kemampuan yang memukau, mulai dari manuver terjun kelompok Depan Operasi Linud ( KDOL), Ketangkasan penerjun Operasi Perebutan Pertahanan Pangkalan Udara ( OP3U), hingga Skenario Force Down terhadap Pesawat Pelanggar serta aksi sabotase pada sasaran strategis.
Dari unsur Laut, TNI AL menunjukkan Ketegasan melalui Operasi Penindakan terhadap kapal yang melakukan aktivitas ilegal.
Seluruh Rangkaian ini di rancang untuk menguji Kesiapsiagaan, Kecepatan respon, dan Efektivitas operasi gabungan di berbagai domain.
Turut Hadir, Kodam XXIII Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Danrem 132/ TDL, Brigjen TNI Deni Gunawan SE, Gubernur Sulawesi Tengah Dr H. Anwar Hafid, M.Si
By Narasi operator.( Hardiman )
@https//Info86News.com










