http://info86news.com | Saumlaki – Pastor Pius Heljanan menyampaikan pesan refleksi Minggu Palma tentang makna Yesus sebagai raja sejati pembawa kedamaian bagi umat manusia di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Minggu (29/3/2026).
Dalam refleksinya, Pastor Pius Heljanan MSC menegaskan bahwa Yesus hadir sebagai pemimpin yang berbeda dari penguasa dunia, yakni membawa damai melalui kerendahan hati dan pengorbanan.
“Lihat, Rajamu datang kepadamu! Ada banyak penguasa di dunia, tetapi tidak konsisten menghadirkan damai,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Yesus merupakan pribadi yang bijaksana, sederhana, dan rela berkorban tanpa batas demi keselamatan umat manusia.
“Yesus adalah jembatan kasih satu-satunya, penghubung dunia dan surga, pendamai sejati manusia dengan Allah,” ujarnya.
Menurutnya, tanpa kehadiran Yesus, manusia akan hidup dalam keterpisahan dengan Tuhan dan berada dalam kesesatan.
Pastor Pius juga menyinggung makna Minggu Palma sebagai peristiwa masuknya Yesus ke Yerusalem sebagai raja damai yang akan mengalami sengsara, wafat, dan kebangkitan.
“Yesus hadir bukan untuk diri-Nya sendiri, tetapi demi keselamatan dan kedamaian umat manusia,” katanya.
Ia mengajak umat untuk meneladani Yesus dengan menjadi pembawa damai di tengah kehidupan sosial, terutama dalam menjembatani konflik antar sesama.
“Pengikut Yesus harus hadir sebagai pendamai bagi sesama, jembatan bagi mereka yang terpisah karena konflik, serta mengantar sesama kepada Tuhan,” tuturnya.
Di akhir refleksi, Pastor Pius Heljanan MSC menekankan pentingnya kesetiaan dalam iman.
“Penderitaan dan pengorbanan adalah sarana, kebangkitan mulia adalah buah dan tujuan. Setialah berpaut pada Yesus,” pungkasnya.(rls:ph/jk)










