http://info86news.com | Saumlaki – Pastor Pius Heljanan MSC mengajak umat untuk tetap setia dan tidak mengalihkan fokus dalam kehidupan beriman.
Pesan tersebut disampaikannya dalam renungan Minggu, 1 Maret 2026, di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Renungan yang diambil dari Injil Matius 17:1-9 tentang peristiwa transfigurasi di Gunung Tabor itu menegaskan pentingnya mendengarkan dan melakukan kehendak Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam hidup beriman, terkadang kita mengalihkan fokus pada pribadi yang bukan Tuhan. Peristiwa di Tabor menegaskan keilahian-Nya dan ada suara Bapa yang memerintahkan untuk mendengarkan Dia,” ujar Pastor Pius Heljanan MSC.
Menurutnya, dalam situasi ketakutan dan pergumulan, para murid akhirnya hanya melihat Dia seorang diri.
Hal tersebut menjadi gambaran bahwa dalam setiap pergumulan hidup, Tuhan tetap hadir dan setia menyertai umat-Nya.
“Perintah mendengarkan Dia berarti melakukan kehendak-Nya: mengasihi, melayani, dan setia kepada-Nya. Kemuliaan sebagai anak Tuhan kita alami bila setia melalui jalan salib dan berkorban dalam pelayanan,” katanya.
Ia menambahkan, umat diajak untuk tidak berpaling dalam situasi sulit, melainkan tetap teguh dalam iman agar pengalaman rohani seperti di Gunung Tabor dapat dirasakan dalam kehidupan nyata.
Renungan tersebut menjadi pengingat bagi umat untuk terus menjaga kesetiaan dan memperkuat komitmen dalam menjalani kehidupan beriman di tengah berbagai tantangan.(rls:ph/jk)










