PEMBANGUNAN GREJA TERHENTI MANGKARAK DI DESA UFUNG KABUPATEN TALIABU MALUKU UTARA
( Desa Ufung-Taliabu) – Info86News.com – Senin.25/05/2026/-KEGIATAN PEKERJAAN STOP JELANG SATU BULAN. Kegiatan pekerjaan pembangunan gedung Gereja baru Katolik Desa Ufung kecamatan Taliabu Utara,kabupaten Pulau taliabu,propinsi Maluku utara,sementara tidak jalan ( stop ) di sebabkan kehabisan,matrial atau bahan bangunan tokoh.Perlu di jelaskan,sumber dana dari bangunan Gereja tersebut,asal nya bersumber dari Dana hibah Pemda pulau Taliabu tahun anggran 2025,yang nilainya sebesar Rp 500.000.000 ( lima ratus juta rupiah ) yang,mana proses nya lewat dinas bagian kesra kabupaten Pulau Taliabu,dan di cairkan,pada,Ahir Desember tahun 2025,jelas nya.Hasil pantuan langsung dari,kru media info86news.com,para saptu 23 mei 2026,telah temui,berbagai fakta yang mengakibat kan,kegiatan pekerjaan tertunda dalam kurung waktu skitar satu bulan lamanya.Tambah nya sebab tertunda nya pekerjaan oleh sebab adanya kekurangan bahan/ material.Di saat pematuan ,progres pekerjaan sesuai fakta Masi banyak aitem pekerjaan bangunan yang belum di kerjakan atau Masi terbengkalai,seperti tampak pada foto/ gambar yang ada.
Tambah,kruh media,sesuai hasil pantauan langsung,pekerjaan bangunan gedung Gereja tersebut,progres nya di sekitaran angka 55 atau 60 persen paling tinggi.Dari hasil penulusuran,aitem pekerjaan
bangunan,Masi banyak yang belum di kerjakan:1.Timbunan dalam belum,2.Plafon belum,3.Tehel belum,4.Daun pintu dan jendela belum,5 Cet dalam dan luar bangunan belum, dan Masi bnyak aitem lain belum di kerjakan. Sumber info yang enggan di tuliskan namanya,memberikan keterangan saat di tanya,sebab” keterlambatan pekerjaan dan hambatannya,menjelaskan bahwa,salah satu hambtan adalah,bahan bangunan/ matrial toko habis atau tidak ada.Dan setau nya,sumber info,keterangan dari pihak panetia sejak awal,kegiatan atau pekerjaan berhan,anggran belum di cairkan dan tidak perna ada rapat,PANETIA dengan ,mereka pihak anggota jemat ( kususnya anggota jemat katolik,desa Ufung secara umum)dan tidak perna ada keterbukaan terhadap kami selaku anggota jemat.Tambah sumber info,yang jelas nya selama,proses,atau urusan dana bantuan hiba yang nilai nya sebesar lima ratus juta,kami tidak prnah tau pasti seperti apa,karena setlh pncairan tidak ada rapat dari ketua panetia ( inisial JJ atau pihak panetia dengan kami sebagai anggota jemat.
Lanjut nya dari hasil pantauan dan penulusuran,serta keterangan berbagai sumber info yang di himpun,patut di duga penyebab nya adalah oleh karena tidak ada keterbukaan atau transparan dari pihak panetia atau ketua penetia kusus nya kepada anggota jemat,tutup nya.Saat berita ini di turun kan,pihak ketua panetia tidak dapat di hbungi,via TLP tidak di angkat,SMS tidak di balas,bahkan hp nya di matikan..ree…dd.
#By Narasi Penulis,( A.Batulu )
@Https//Info86News.com










