Pemkab Tanimbar Bahas Arah Penanaman Modal 2025

banner 468x60

 

http://info86news.com | Saumlaki – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai rangkaian akhir penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) tahun 2025.

Forum ini digelar untuk menghimpun penyelarasan data, masukan, dan rekomendasi sebelum dokumen resmi ditetapkan sebagai arah strategis pembangunan investasi daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung Selasa, 18 Januari 2025, pukul 09.30 WIT, berlokasi di Caffe Radja, Hotel Beringin Dua, Saumlaki.

FGD menghadirkan puluhan pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan OPD teknis, instansi vertikal, lembaga pendidikan, asosiasi pengusaha, BUMN, hingga unsur media.

Dukungan Pemerintah Daerah

Asisten Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Kemasyarakatan Setda Kepulauan Tanimbar, Agustinus Songupnuan, mewakili Bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan peserta.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan berkontribusi dalam penyempurnaan laporan akhir RUPM,” ujarnya.

Ia juga memberi apresiasi kepada tim konsultan. “Ibu Maria bersama tim telah bekerja keras menghadirkan materi dan memberikan banyak wawasan bagi kita semua. Sejak awal, setiap penjelasan yang disampaikan mendapat respons serius dan menjadi catatan penting untuk melengkapi dokumen ini,” tambahnya

Paparan Materi oleh Konsultan

Materi utama disampaikan oleh konsultan penyusunan RUPM, Dr. Maria Christina Endarwati, Ir., ST., MIUEM, yang memiliki rekam jejak panjang di bidang perencanaan wilayah, lingkungan, dan urban management.

Ia memaparkan kerangka RUPM Kabupaten Kepulauan Tanimbar, termasuk: landasan hukum, visi pembangunan jangka panjang, hierarki perencanaan investasi, metodologi penyusunan, arah kebijakan penanaman modal, potensi unggulan daerah, analisis SWOT, hingga roadmap implementasi investasi daerah.

Materi ini menekankan sinkronisasi dengan RPJPN 2025–2045, RPJMN 2025–2029, serta arah pembangunan daerah untuk mendukung sektor strategis seperti perikanan, pariwisata, energi terbarukan, industri pengolahan, dan konektivitas wilayah.

Harapan Pemerintah Daerah

Melalui FGD ini, pemerintah daerah berharap tercipta perumusan rencana investasi yang lebih kuat, adaptif, dan sesuai prioritas pembangunan.

FGD tahap akhir ini menjadi wadah konsolidasi antara pemerintah, mitra pembangunan, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk memastikan kebijakan penanaman modal mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat iklim investasi di Kepulauan Tanimbar. (Jk)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *