Pesan Pastor Pius Heljanan MSC tentang Ketulusan Seorang Gembala

banner 468x60

http://info86news.com | Saumlaki, 27 April 2026 – Dalam suasana pagi yang hening di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Pius Heljanan menyampaikan refleksi tentang makna ketulusan dalam kepemimpinan.

Melalui permenungan iman di Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, ia mengajak umat memahami kembali arti menjadi gembala yang baik bagi sesama.

Berangkat dari sabda Injil Yohanes 10:11–18, Pastor Pius menegaskan bahwa seorang gembala sejati adalah pribadi yang rela berkorban demi mereka yang dipimpinnya.
“Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya,” ungkapnya.

Menurutnya, ketulusan seorang gembala tercermin dari sikap yang mengenal, merawat, melindungi, dan mempersatukan. Kepemimpinan yang dijalankan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan lahir dari kasih yang murni dan tanggung jawab yang utuh. “Pengorbanan didasarkan pada rasa kasih, bukan demi upah, mencari pujian, penghormatan, popularitas, jabatan atau kuasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap orang dalam kehidupan bersama sesungguhnya dipanggil menjadi gembala, yakni dengan menghadirkan kebaikan secara konsisten dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kepemimpinan bukan sekadar posisi, melainkan panggilan untuk melayani dengan hati.

Ketulusan menjadi fondasi utama agar setiap tindakan membawa manfaat bagi sesama. “Ikuti teladan Yesus sebagai gembala yang baik,” tutupnya.

Refleksi Pastor Pius Heljanan MSC ini mengingatkan bahwa ketulusan, kasih, dan tanggung jawab adalah inti dari kepemimpinan yang memberi makna, baik dalam lingkup pelayanan maupun kehidupan sehari-hari.(rls:ph/jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *