Prof. Dr KH Sutan Nasomal Dukung Cita-Cita Davina Kirana Bintang, Pelajar Medan yang Bermimpi Jadi Kapolri Perempuan

banner 468x60

Medan, Setiap anak memiliki mimpi, namun tidak semua berani menyuarakan dan memperjuangkannya. Davina Kirana Bintang, pelajar asal Medan, Sumatera Utara, menjadi salah satu generasi muda yang berani menanamkan cita-cita besar sejak dini, yakni suatu hari dapat menjadi Kapolri perempuan.

Cita-cita tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, S.H., M.H., Pakar Hukum Internasional, Ekonom sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID).

Menurut Prof. Sutan Nasomal, cita-cita Davina merupakan gambaran keberanian generasi muda dalam membangun masa depan sekaligus menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk bercita-cita menjadi pemimpin di institusi negara.

“Setiap anak memiliki mimpi, dan setiap mimpi membutuhkan keberanian untuk diperjuangkan. Saya bangga melihat Davina memiliki cita-cita besar untuk menjadi Kapolri perempuan. Tentu, cita-cita itu harus dibarengi pendidikan, kedisiplinan, integritas, kerja keras, serta proses panjang yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan online melalui sambungan telepon dari Markas Pusat PAMID, kawasan Cijantung, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Tumbuh dalam Keluarga yang Menjunjung Pendidikan dan Pengabdian

Davina Kirana Bintang lahir di Medan pada 7 Juni 2011. Ia tumbuh dalam keluarga yang menjunjung tinggi pendidikan, kedisiplinan, dan pengabdian.

Ayahnya, Davit Bintang, merupakan anggota Polres Pelabuhan Belawan dengan pangkat Aiptu. Sementara ibunya, Masyarah Simatupang, S.Pd., M.M., berprofesi sebagai pendidik yang berdinas pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah.

Lingkungan keluarga tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong Davina untuk terus mengembangkan pendidikan, karakter, dan potensi dirinya.

Aktif Mengembangkan Potensi dan Bakat

Dalam perjalanan pendidikannya, Davina menempuh pendidikan di Sekolah Wahidin Sudirohusodo sejak jenjang PG hingga SD. Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan di Sekolah Maitreyawira Camara Asri pada jenjang SMP.

Saat ini, Davina tercatat sebagai pelajar kelas X SMA Negeri 1 Medan.

Selain fokus terhadap pendidikan, Davina juga aktif mengembangkan berbagai potensi dan bakat. Ia memiliki ketertarikan dalam bidang bernyanyi, puisi, modeling, dan acting, serta menekuni cabang olahraga atletik.

Kemampuan berbahasa asing juga menjadi salah satu potensi yang dimilikinya, antara lain Bahasa Inggris dan Mandarin.

Finalis Duta Pelajar Antinarkoba Sumatera Utara

Semangat untuk berkembang dan berprestasi turut mengantarkan Davina menjadi Finalis Duta Pelajar Antinarkoba Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

Bagi Davina, prestasi bukan semata-mata tentang penghargaan. Lebih dari itu, setiap proses yang dijalani menjadi bagian dalam membangun karakter, keberanian, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan generasi muda.

Prof. Sutan Nasomal menilai perjalanan Davina patut diapresiasi karena cita-cita besar harus dimulai dari proses kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Menjadi pemimpin bukan hanya persoalan jabatan. Seorang pemimpin harus memiliki integritas, kemampuan, keberanian mengambil keputusan, kepedulian kepada masyarakat, serta komitmen mengabdi kepada bangsa dan negara,” katanya.

Mimpi Besar yang Harus Diperjuangkan

Cita-cita Davina untuk menjadi Kapolri perempuan di masa depan merupakan sebuah impian yang masih panjang untuk diwujudkan. Namun, menurut Prof. Sutan Nasomal, tidak ada salahnya seorang anak memiliki mimpi setinggi mungkin selama mimpi tersebut dibarengi kemauan belajar dan kerja keras.

Ia berharap Davina dapat terus menjaga semangat belajar, meningkatkan prestasi, membangun karakter, serta mengikuti proses pendidikan dan pembinaan secara disiplin.

“Kalau hari ini Davina adalah seorang pelajar, maka biarlah ia mempersiapkan dirinya sebaik mungkin untuk masa depan. Jangan takut bermimpi. Perempuan juga memiliki potensi untuk menjadi pemimpin yang tegas, berintegritas, humanis, dan mampu mengabdi kepada masyarakat serta negara,” tutur Prof. Sutan Nasomal.

Dukungan keluarga, lingkungan pendidikan, pengalaman berorganisasi maupun berprestasi, serta kemauan untuk terus belajar menjadi modal penting bagi Davina dalam menapaki perjalanan panjang menuju cita-citanya.

Hari ini seorang pelajar, esok menjadi pemimpin.

Teruslah bermimpi, belajar, berprestasi, dan membangun karakter. Sebab masa depan bangsa membutuhkan generasi muda yang berani memiliki cita-cita dan bersungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk mewujudkannya.

Narasumber:
Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, S.H., M.H.
Pakar Hukum Internasional, Ekonom
Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *