Pusat Studi Konservasi Penyu Lentora Di Pantai Mapane Tambu Kecamatan Balaesang, Dan PLN Peduli, Serta Pelepasan Tukik Di Pantai Mapane Tambu Berjalan Lancar,

( Donggala – Sulteng ) – Info86News.com – Juma’at.07/08/2026/- Program Konservasi dan edukasi Penangkaran ” Bantuan Program TJSL Tahun 2026, penyu Lentora melalui PLN Peduli ( Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan / TJSL ) umumnya berfokus pada pilar utama Pelestarian ekosistem pesisir : Program ini tidak kaku di bagi tepat 5 jenis program baku secara nasional, melain diarahkan pada beberapa kegiatan utama di lokasi penalaran.
Jadi fokus utama program konservasi penyu PLN Peduli adalah :
– Perlindungan Habitat yakni Menjaga dan mengamankan kawasan pantai tempat penyu bertelur dari ancaman.
– Penetasan telur ( Hatchery) : Pengumpulan, Pemindahan, dan Perawatan telur penyu, dan perawatan telur penyu di bak penetasan untuk meningkatkan daya tetas.
– Edukasi Lingkungan : Memberikan Penyuluhan dan papan informasi bagi warga pesisir serta pelajar.
– Pemberdayaan Masyarakat : Pendampingan kelompok Konservasi lokal agar mandiri secara ekonomi dan operasional.
– Penguatan Sarana : Renovasi fasilitas Penakaran, penyediaan bak tukik, suplai Pakan, hingga penerangan lokasi, ungkap I Gusti Made Aditya San Adinatha General Manager PT PLN Persero Unit Induk Pembangunan UIP Sulawesi, demikian dikatakan Manager PT PLN Persero Unit Induk Pembangunan UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha, Kepada Awak Media Ini pada Saat di lokasi Pelepasan Tukik Penyu Di Pantai Mapane Tambu Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, ( 29/7/2026 ).
kesempatannya ini juga kami PT ( Persero ) membangun jalur udara untuk tranmisi listrik yang di kenal sebagai Saluran Udara Tegangan Tinggi ( SUTT ) atau Saluran udara Tegangan Ekstra Tinggi ( SUTET ), istilah ” Jalur Udara ” juga merujuk pada proses distribusi logistik dan Material darurat menggunakan helikopter Ke wilayah terisolir atau Medan saat pembangunan.
Jenis Jalur Listrik ( Transmisi)
SUTT ( Saluran Udara Tegangan Tinggi ) memiliki Kapasitas 70 KV hingga 150 KV untuk menyalurkan Listrik Jarak Jauh antar Gardu induk.
Kemudian juga menyampaikan kepada Masyarakat , karena kami di PLN Sulawesi Tengah juga sedang bekerja sama dengan Pemda, apa lagi banyak di bantu dari Pemerintah Kecamatan, Pak Kapolsek, dari Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Desa dan masyarakat, karena sedang membangun saluran udara pengganti tegangan tinggi 150 KF dari PLTU Palu 3 sampai ke arah Tambu ujung.
Infrastruktur ini akan memperkuat kandalan listrik di Wilayah Donggala dan sekitarnya.
Untuk itu saya minta izin memohon dengan tulus di hadapan bapak / ibu yang hadir bahwa kami mohon restunya agar seluruh tahapan pembangunan ini berjalan lancar, aman, selamat dan selesai tepat waktu tanpa satupun kecelakaan kerja.
Memang waktu sangat celengane menantang dan kondisi disini saya lihat mulai hujan mudah – mudahan juga nanti pada saat pekerjaan kami sudah selesai pak camat siapa tahu ada kesempatan Ibu Bupati jalan ke sini melihat kerja keras bersama, ujar I Gusti Made Aditya San Adinatha General Manager PT PLN Persero Unit Induk Pembangunan UIP Sulawesi Tengah
Hal yang sama di katakan Ketua Kelompok Konservasi Penyu Lentora, Menyampaikan, Ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Persero dan semua pihak yang terkait General Manager PT PLN Persero UPP Palu beserta Jajarannya, General Manager PT PLN Persero Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi dan anggota serta Segenap Pimpinan PT PLN Persero yang telah memberikan bantuan dan Kepercayaan Program TJSL PLN Peduli untuk Kelompok Konservasi Penyu Lentora Desa Mapane Tambu merasakan seperti mendapatkan udara segar di tengah cuaca/ suhu yang panas, mendapatkan segelas air di tengah segala keterbatasan atas usaha Konservasi Penyu yang kami lakukan datang Program TJSL PLN Peduli sehingga kendala – Kendala yang akan di rasakan dalam kegiatan konservasi penyu dapat terselesaikan dengan baik mulai dari proses penyelamatan telur penyu, penetasan dan pelepasliaran ke habitatnya lewat fasilitas dan penyediaan sarana prasarana pendukung konservasi penyu dalam program TJSL PLN peduli pada kelompok Konservasi penyu Lentora, sehingga keberadaan dan kelestarian penyu Sisik, Penyu Hijau, penyu Tempayan dan penyu Lekang di pantai Lentora Desa Mapane Tambu terjaga dengan baik.
Bantuan program TJSL PLN Peduli pada kegiatan konservasi penyu yang kami lakukan merupakan bukti nyata bahwa PT PLN Persero dalam program kerja dan program kegiatan yang dilakukan senantiasa memperhatikan poin – poin penting.
Jadi tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( SDGs ) : Program kerja dan program kegiatan memberikan keseimbangan pada pemenuhan manusia ” Listrik Untuk Kehidupan Yang Lebih baik ” serta terjaga dan terpeliharanya keanekaragaman hayati terutama penyu yang sudah terancam penuh.
Terimakasih PT PLN Persero bersama PLN Lestarikan penyu laut Terjaga – Rakyat Sejahtera. Ungkap Ketua Kelompok Konservasi Penyu Lentora Desa Mapane Tambu Kecamatan Balaesang Drs. Saiful Bakri, MM.
Bersamaan itu Kapolsek Balaesang Iptu Ramto Lapolaka Berharap Kami tentunya agar masyarakat tidak melakukan perburuan, perdagangan dan mengonsumsi daging penyu dan telurnya karena seluruh Indonesia merupakan setara yang di lindungi yang populasinya terancam punah, tegasnya.
Turut Hadir dan turut serta dalam Pelepasan Tukik Penyu Di Pantai Mapane Tambu Kecamatan Balaesang, antara lain : Camat Balaesang Asrun Kalam Djalaba, S.Sos.M.H,
Kapolsek Balaesang Iptu Ramto Lapolaka, Ir, Nurudin, SP, M.Si, IPU, General Manager PT PLN Persero Unit Induk Pembangunan UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha, Pelaksanaan Proyek UPP Sulawesi Tengah Qadri, Ketua Kelompok Konservasi Penyu Lentora Desa Mapane Tambu Kecamatan Balaesang, Drs. Saiful Bakri, MM, Kepala Desa Mapane Tambu Asbi di wakili Sekdes nya Muladi, S.Pd, Anak anak Mahasiswa KKN dari Universitas Gajah Mada ( UGM ) Yogyakarta dan Universitas Tadulako ( Untad ) Palu, dan Masyarakat.
#By Narasi.( Hardiman )
@Https//Info86News.com










