http://info86news.com | Saumlaki – Pastor Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, mengakhiri rangkaian kunjungan pastoral keluarga di Rukun St. Fransiskus Xaverius, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (18/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung usai Misa Novena Roh Kudus hari keempat itu menandai berakhirnya perjalanan pastoral selama enam bulan yang dilakukan dari rumah ke rumah umat di wilayah rukun tersebut.
Dalam kunjungan terakhir itu, RD Ponsianus Ongirwalu didampingi Ketua dan Bendahara Rukun St. Fransiskus Xaverius untuk mengunjungi tiga keluarga terakhir sekaligus memberikan doa serta berkat pastoral kepada umat.
Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai penutupan ziarah pastoral tersebut. Selama enam bulan terakhir, umat membuka rumah mereka untuk didoakan, diberkati, sekaligus berdialog langsung dengan pastor paroki mengenai kehidupan iman dan pergumulan keluarga.
Keluarga Agustinus Jempormase mengaku bersyukur karena rumah mereka menjadi salah satu titik akhir kunjungan pastoral tersebut. “Kedatangan Pastor Paroki dan pengurus rukun di hari terakhir ini menjadi berkat besar bagi keluarga kami. Kami merasa dikuatkan dalam iman dan percaya Roh Kudus sungguh hadir membawa damai di tengah keluarga kami,” ujar Agustinus.
Hal senada disampaikan Salfatoris Luturmele.
Ia menilai kunjungan pastoral itu menunjukkan kepedulian gereja terhadap umat kecil. “Kehadiran Pastor, Ketua Rukun, dan Bendahara membawa kehangatan tersendiri bagi keluarga kami. Kami melihat ketulusan pelayanan yang dilakukan selama enam bulan ini,” katanya.
Sementara itu, Since Futwembun mengaku kunjungan tersebut menjadi penghiburan bagi keluarganya. “Kami merasa tidak berjalan sendiri. Ada gereja, ada Pastor, dan ada pengurus rukun yang terus peduli dan menguatkan kami,” ungkapnya.
Ketua dan Bendahara Rukun St. Fransiskus Xaverius juga menyampaikan refleksi atas pelayanan pastoral yang telah dijalani bersama selama enam bulan terakhir.
Bendahara rukun menyebut pelayanan tersebut mempererat hubungan umat dengan gereja. “Melihat sukacita umat saat menerima kunjungan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Pengorbanan selama enam bulan ini terbayar dengan semakin kuatnya persekutuan iman umat,” katanya.
Ketua rukun menambahkan bahwa pelayanan berjalan baik karena adanya kerja sama antara umat dan pastor paroki.
“Tugas pelayanan terasa ringan karena kami berjalan bersama gembala yang selalu hadir di tengah umat. Semangat persaudaraan yang dibangun selama enam bulan ini harus terus dijaga,” ujarnya.
Dalam amanat pastoralnya, RD Ponsianus Ongirwalu mengajak umat untuk tetap menjaga kehidupan doa keluarga serta persatuan di lingkungan rukun meskipun agenda kunjungan resmi telah berakhir.
“Hari ini kita mengakhiri ziarah kunjungan keluarga selama enam bulan terakhir. Namun berhentinya kunjungan rutin bukan berarti kebersamaan dan reksa pastoral ikut berhenti. Pintu hati kita harus tetap terbuka satu sama lain,” kata RD Ponsianus Ongirwalu.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga altar keluarga melalui doa bersama serta mendukung pelayanan pengurus rukun demi memperkuat kehidupan menggereja di tengah umat. “Jangan biarkan doa keluarga padam. Peliharalah persatuan dan biarkan Roh Kudus memperbarui semangat kasih dan persaudaraan dalam kehidupan umat,” ujarnya.
Kunjungan pastoral keluarga tersebut menjadi bagian dari penguatan kehidupan iman umat di lingkungan Paroki HKY Olilit Barat selama masa Novena Roh Kudus 2026.(jk)










