RD Ponsianus Ongirwalu Apresiasi Kesetiaan Anak Sekami di Tengah Hujan

banner 468x60

http://info86news.com | Saumlaki – Suasana pagi yang gelap akibat pemadaman listrik dan rintik hujan tidak menyurutkan langkah anak-anak Sekami dan PPA untuk datang melayani di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus, Sabtu (09/05/2026).

Kesetiaan anak-anak itu menjadi perhatian Pastor Paroki, Ponsianus Ongirwalu, yang memberikan apresiasi sekaligus penguatan rohani kepada para pelayan cilik gereja usai misa pagi.

Bagi anak-anak Sekami dan PPA, pelayanan di altar bukan sekadar rutinitas, melainkan ungkapan cinta kepada Tuhan yang mereka jalani dengan tulus meski harus menghadapi cuaca kurang bersahabat.

“Tuhan, terima kasih karena Engkau telah membangunkan kami pagi ini. Meskipun di luar sangat gelap karena mati lampu dan rintik hujan membuat kami sedikit kedinginan, langkah kaki kami terasa ringan menuju Gereja. Menjadi lektor dan melayani di altar bukan sekadar tugas, tapi cara kami memberikan yang terbaik untuk-Mu,” ungkap refleksi anak-anak Sekami dan PPA.

Kejutan sederhana dari Pastor Paroki berupa uang jajan bagi anak-anak yang tetap hadir melayani di tengah hujan menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi mereka. “Kejutan dari Pastor hari ini membuat kami sadar bahwa kesetiaan dalam hal kecil selalu membawa sukacita besar. Uang jajan ini bukan hanya tentang jumlahnya, tapi tentang rasa sayang yang kami rasakan dari Gereja,” lanjut refleksi tersebut.

Kebahagiaan juga dirasakan para orang tua yang melihat semangat iman anak-anak mereka tetap tumbuh sejak usia dini.
“Melihat anak-anak kami pulang dengan wajah berseri-seri setelah misa pagi adalah kebanggaan yang tak ternilai. Sebagai orang tua, terkadang kami khawatir saat mereka harus menembus hujan dan kegelapan, namun iman mereka justru yang menguatkan kami,” ungkap salah satu orang tua.

Menurut mereka, perhatian Pastor Paroki menjadi bentuk penghargaan atas kesetiaan anak-anak dalam melayani Gereja. “Terima kasih, Romo, telah mendidik anak-anak kami untuk mencintai Ekaristi sejak dini. Hal ini memotivasi kami untuk terus mendampingi mereka tumbuh dalam iman,” lanjutnya.

Dalam pesan pastoralnya, RD Ponsianus Ongirwalu menyebut anak-anak Sekami dan PPA sebagai cahaya kecil yang tetap menyala di tengah situasi sulit. “Anak-anakku yang terkasih, kalian adalah cahaya kecil di tengah kegelapan pagi ini. Ketika lampu mati dan hujan turun, kalian tidak memilih untuk kembali tidur, melainkan memilih untuk datang menyapa Tuhan,” ujar Pastor Ponsianus.

Ia mengajak anak-anak untuk tetap setia, disiplin, dan rendah hati dalam pelayanan.
“Jadilah seperti lilin di altar yang tetap menyala meski angin bertiup kencang. Kesetiaan kalian pagi ini adalah khotbah yang paling nyata bagi umat lainnya,” pesannya.

Pagi sederhana di Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar misa harian. Di tengah hujan dan gelapnya pagi, tumbuh pelajaran tentang kesetiaan, kasih, dan iman yang hidup dalam langkah kecil anak-anak yang memilih tetap datang melayani Tuhan.(jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *