http://info86news.com | Olilit Barat – Pastor Paroki RD Ponsianus Ongirwalu mendengarkan langsung keluh kesah umat saat melakukan kunjungan pastoral dari rumah ke rumah di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY), Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (23/2/2026), dalam rangka Novena Santa Rita hari keempat pada Masa Prapaskah.
Kunjungan yang berlangsung pukul 07.15 hingga 08.20 WIT tersebut dilakukan bersama Ketua dan Sekretaris Rukun Santo Paulus sebagai bagian dari pendampingan iman umat di lingkungan.
Sejumlah umat menyampaikan secara langsung pergumulan hidup mereka dalam kesempatan doa bersama di masing-masing rumah.
Ibu Dela Belay mengaku kehadiran pastor menjadi penguatan bagi keluarganya.
“Kedatangan Pastor bukan sekadar kunjungan formal, tapi pengingat bahwa Tuhan tidak melupakan janda dan anak-anaknya. Doa di rumah kami hari ini menghalau rasa sepi yang sering bertamu,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Keluarga, Wisti Belay, yang merasa dikuatkan dalam menghadapi beban kehidupan sehari-hari.
“Terkadang beban hidup membuat pundak terasa berat, namun saat Pastor dan pengurus Rukun duduk bersama kami, beban itu terasa terangkat karena kami tahu kami berjalan bersama Gereja,” katanya.
Sementara itu, Martina Belay menyebut kehadiran pastor membawa ketenangan bagi keluarganya, terutama terkait persoalan kesehatan dan masa depan keluarga.
“Rintihan hati saya tentang kesehatan dan masa depan keluarga terasa didengarkan oleh Tuhan melalui kehadiran nyata Bapak-Bapak sekalian,” ungkapnya.
Umat lainnya, Tin Sunleti, menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk penghiburan bagi keluarga.
“Kami merasa dihargai dan dicintai. Doa yang dipanjatkan di ruang tamu kami tadi terasa seperti berkat langsung untuk pergumulan yang selama ini kami simpan sendiri,” ujarnya.
Fransiskus Fanumbi juga menyampaikan bahwa kehadiran pastor membawa pesan damai bagi keluarganya.
“Kami diingatkan untuk tetap setia di jalan Tuhan, meskipun tantangan ekonomi dan sosial seringkali menggoda iman kami,” katanya.
Ketua Rukun Santo Paulus bersama Sekretaris Rukun menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan pastoral tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan umat di lingkungan terkecil.
“Melihat binar mata umat saat menyambut kami menyadarkan bahwa tugas pengurus bukan sekadar administrasi, melainkan menjadi jembatan kasih yang menghidupkan persaudaraan,” ungkapnya.
Pastor Paroki HKY Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, mengatakan kunjungan pastoral merupakan bagian dari tugas penggembalaan untuk mendengarkan langsung situasi umat.
“Di balik pintu-pintu rumah umat, kami menemukan iman yang murni namun juga luka yang membutuhkan pendampingan. Kehadiran Gereja harus nyata berjalan bersama umat dalam kesederhanaan hidup mereka,” tuturnya.
Ia berharap Novena Santa Rita hari keempat dan Masa Prapaskah menjadi momentum rekonsiliasi bagi seluruh umat Paroki HKY Olilit Barat.(rls:po/jk)










