RD Ponsianus Ongirwalu Ingatkan Makna Sakramen Pertobatan

banner 468x60

http://info86news.com | Saumlaki – Pastor Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, mengajak umat Katolik khususnya warga Rukun Santo Yohanes Don Bosco untuk memaknai masa Prapaskah sebagai waktu pertobatan dan pembaruan hidup iman.

Pesan tersebut disampaikan dalam refleksi rohani yang dibagikan kepada umat di Paroki HKY Olilit Barat, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (11/3/2026).

Menurut RD Ponsianus Ongirwalu, masa Prapaskah merupakan kesempatan bagi umat untuk berhenti sejenak dari kesibukan hidup dan menata kembali kehidupan rohani.

“Masa Prapaskah adalah waktu ‘padang gurun’ di mana kita diajak berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia untuk menata kembali hati,” kata RD Ponsianus Ongirwalu.

Ia menjelaskan bahwa dalam Injil Matius 5:17–19, Yesus menegaskan bahwa Ia datang bukan untuk menghapus hukum Taurat, tetapi untuk menggenapinya melalui kasih.

“Menggenapi berarti menghidupinya dengan kasih, bukan sekadar aturan yang kaku,” ujarnya.

RD Ponsianus Ongirwalu juga menekankan pentingnya Sakramen Pertobatan bagi umat sebagai momen kembali kepada Tuhan serta memperbaiki relasi dengan sesama.

“Sakramen pertobatan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen pulang ke rumah Bapa,” katanya.

Selain itu, ia mengajak umat untuk melakukan pertobatan dalam kehidupan keluarga, baik dalam relasi dengan orang tua maupun anak-anak.

Menurutnya, pertobatan juga berarti memperbaiki hubungan dengan anggota keluarga serta menjadi teladan yang baik bagi anak-anak.

“Meminta maaf kepada anak bukanlah kelemahan, melainkan tanda kerendahan hati yang diajarkan Injil,” kata RD Ponsianus Ongirwalu.

Lebih lanjut, ia mengingatkan umat agar membangun kehidupan persaudaraan yang harmonis di lingkungan rukun dengan menghindari sikap individualis, gosip, serta konflik antarwarga.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak umat untuk mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Paskah melalui doa, puasa, pantang, serta tindakan kasih kepada sesama.

“Setelah menerima rahmat pengampunan, jagalah ‘pakaian putih’ jiwa kita dengan doa, puasa, dan amal kasih,” ujarnya.

RD Ponsianus Ongirwalu berharap masa Prapaskah menjadi momentum bagi umat Paroki HKY Olilit Barat untuk semakin menghidupi hukum kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari serta mempererat persaudaraan dalam komunitas umat beriman.(rls:wu/jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *