RD Ponsianus Ongirwalu: Jadikan Rumah sebagai Gereja Domestik

banner 468x60

http://info86news.com | Olilit Barat – Pastor Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, mengajak umat Katolik di Rukun Santa Sisilia menjadikan rumah tangga sebagai “Gereja domestik” atau pusat pertumbuhan iman dalam keluarga.

Pesan itu disampaikan RD Ponsianus Ongirwalu saat menutup rangkaian kunjungan pastoral keluarga yang telah berlangsung selama enam bulan di Paroki HKY Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (14/5/2026), bertepatan dengan perayaan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus.

“Hari ini kita merayakan Kenaikan Yesus ke Surga. Sebelum Ia naik, Ia berjanji: ‘Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman’. Janji inilah yang menjadi dasar nasehat saya bagi seluruh keluarga di Rukun Santa Sisilia,” ujar RD Ponsianus Ongirwalu.

Tekankan Doa dan Kehangatan Keluarga
Dalam pesan pastoralnya, RD Ponsianus menegaskan bahwa berakhirnya kunjungan pastor bukan berarti berhentinya kehadiran Kristus dalam kehidupan keluarga umat.
“Jadikan rumah sebagai Gereja domestik. Kunjungan pastor mungkin berakhir hari ini, namun kehadiran Kristus di dalam rumah tangga tidak boleh surut. Tetaplah tekun dalam doa keluarga dan jadikan meja makan sebagai tempat berbagi kasih,” pesannya.

Ia mengingatkan, keluarga memiliki peran penting sebagai tempat pertama menanamkan nilai kasih, persaudaraan dan kehidupan iman dalam keseharian umat.
Kunjungan Enam Bulan Ditutup Penuh Syukur

Kunjungan pastoral terakhir tersebut menyasar sepuluh keluarga di Rukun Santa Sisilia, yakni keluarga Semi Leunaritj, Thomas Rahail, Parjo Samangun, Rovinus, Frengko de Jesus, Yosias Uneputty, Johanis Takndare, Ata Takndarlere, Meri Kamiubun dan Emus Belay.

Dalam refleksinya, Ketua Rukun Santa Sisilia menyampaikan rasa syukur atas perjalanan pelayanan selama enam bulan yang dinilai mempererat hubungan antara Gereja dan umat. “Enam bulan telah berlalu dan langkah kaki ini menjadi saksi bahwa pintu-pintu rumah umat selalu terbuka dengan cinta. Kunjungan ini bukan sekadar agenda administratif paroki, tetapi upaya menghadirkan Gereja yang berjalan bersama umat,” ungkapnya.

Menurutnya, kunjungan tersebut menghadirkan ruang berbagi bagi umat, mulai dari sukacita, harapan hingga pergumulan hidup sehari-hari.

Ajak Umat Rawat Semangat Persaudaraan
RD Ponsianus Ongirwalu juga mengingatkan umat agar semangat persaudaraan yang telah dibangun selama kunjungan pastoral tetap dipelihara dalam kehidupan sosial dan pelayanan gereja.
“Saya melihat kekompakan yang luar biasa di rukun ini. Jangan biarkan semangat itu luntur. Teruslah saling mengunjungi, terutama mereka yang sakit atau sedang mengalami kesulitan,” katanya.

Selain memperkuat kehidupan doa keluarga, umat juga diajak menjadi saksi kasih di tengah masyarakat sebagaimana para rasul yang diutus setelah peristiwa Kenaikan Tuhan. “Biarlah kehangatan yang kita rasakan selama enam bulan ini terpancar dalam cara hidup kita sehari-hari di tengah masyarakat,” ujar RD Ponsianus Ongirwalu.

Penutup Sarat Makna Spiritual
Penutupan rangkaian kunjungan pastoral itu berlangsung dalam suasana penuh syukur dan kekeluargaan serta diakhiri dengan doa bersama seluruh umat Rukun Santa Sisilia Paroki HKY Olilit Barat.

Momentum tersebut dinilai memiliki makna spiritual mendalam karena bertepatan dengan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus, yang menjadi simbol bahwa tugas pelayanan boleh selesai, namun semangat iman dan kasih persaudaraan harus tetap hidup di tengah keluarga dan masyarakat.(jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *