RD Ponsianus Ongirwalu Kunjungi 15 Keluarga

banner 468x60

http://info86news.com | Saumlaki – Pastor Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, melakukan kunjungan pastoral kepada 15 kepala keluarga di Rukun Santo Kristoforus, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (16/3/2026).

Kunjungan keluarga yang berlangsung pukul 08.30 hingga 10.30 WIT tersebut dilaksanakan bersama pengurus rukun dalam rangka devosi Novena Santo Yoseph pada hari ke-6 sekaligus momentum Pekan Prapaskah IV.

Dalam kegiatan tersebut, RD Ponsianus Ongirwalu dan pengurus rukun menyambangi rumah-rumah umat untuk berdoa bersama, berdialog, serta mendengarkan berbagai pergumulan yang dihadapi keluarga.

Adapun keluarga yang dikunjungi antara lain keluarga Frederikus Londar, Alowisius Luturmele, Makaria Luturmele, Ignasius Fanulene, Wenseslaus Batmomolin, Johanis P. Fase, Denis Yamrewav, Delvi Kore, Dier Resy, Tius Wantoko, W.I Londar, Titus Batbual, Edwik Irvan Bwarleli, Dedy Bwarlely, dan Jan Jamrewav.

Dalam setiap kunjungan, pastor dan pengurus rukun memberikan penguatan rohani serta mendengarkan secara langsung berbagai keluhan maupun harapan dari umat, mulai dari persoalan ekonomi hingga kesehatan keluarga.

RD Ponsianus Ongirwalu mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelayanan pastoral gereja untuk mendekatkan diri dengan umat.

“Di Pekan Prapaskah IV ini kita dipanggil untuk berjalan dalam terang. Kunjungan ke-15 keluarga ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi merupakan ziarah batin bersama umat,” kata RD Ponsianus Ongirwalu.

Ia menekankan bahwa keluarga merupakan “gereja domestik” yang menjadi tempat pertama bertumbuhnya iman.

Karena itu, ia mengajak setiap keluarga untuk menjadikan rumah tangga sebagai ruang yang menghadirkan kasih, doa, dan pengharapan.

“Jadikan rumah sebagai Betlehem. Para bapak hendaknya menjadi pelindung keluarga, sementara para ibu menjadi sumber kasih bagi anak-anak dan sesama,” ujarnya.

RD Ponsianus Ongirwalu juga mengingatkan umat agar menjadikan berbagai kesulitan hidup sebagai bagian dari perjalanan iman yang harus dihadapi dengan doa dan harapan.

“Jangan biarkan kesulitan hidup menjauhkan kita dari Tuhan. Bawalah setiap rintihan hati itu ke hadapan Tuhan melalui doa dan Ekaristi,” katanya.

Selain itu, ia mendorong umat di Rukun Santo Kristoforus untuk memperkuat solidaritas antar keluarga, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Jika ada keluarga yang sakit, hendaknya yang lain menjenguk. Jika ada yang mengalami kesulitan, yang lain ikut menopang,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pastor juga mengajak umat memanfaatkan masa Prapaskah sebagai waktu untuk memperbaiki relasi dan memperkuat persaudaraan.

“Prapaskah adalah waktu untuk membereskan apa yang retak. Jika ada pertengkaran atau ketidakharmonisan, inilah saatnya untuk berdamai,” kata RD Ponsianus Ongirwalu.

Kegiatan kunjungan keluarga ini menjadi bagian dari upaya Gereja untuk menghadirkan pelayanan iman secara langsung di tengah kehidupan umat, sekaligus mempererat hubungan antara pastor, pengurus rukun, dan keluarga-keluarga di Paroki HKY Olilit Barat.(rls:wu/jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *