http://info86news.com | Saumlaki, 10 Maret 2026 – Pastor Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, melakukan kunjungan kasih kepada sejumlah keluarga umat di Rukun Santo Yoseph, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (10/3/2026).
Kunjungan pastoral tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan mengusung tema “Menjemput Berkat, Mempererat Persaudaraan.”
Dalam kesempatan itu, pastor paroki bersama pengurus rukun mengunjungi beberapa keluarga umat untuk berdoa bersama serta mendengarkan pergumulan hidup mereka.
Salah satu umat yang dikunjungi, keluarga Toton Sugianto, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut.
“Pastor, rumah kami mungkin sederhana, tapi kerinduan kami akan kehadiran Tuhan melalui perantaraan Pastor sangatlah besar. Kehadiran Pastor hari ini seperti air penyejuk bagi keluarga kami,” ujar perwakilan keluarga.
Hal serupa disampaikan keluarga Pius Maturbongs yang mengaku telah lama menantikan kesempatan untuk berbincang langsung bersama pastor paroki.
“Sudah lama kami menantikan momen duduk bersama seperti ini. Kehadiran Pastor dan Ketua Rukun membawa harapan baru bagi kami bahwa Gereja selalu memperhatikan umatnya,” ungkapnya.
Sementara itu, keluarga Rafa Laiyan menilai kunjungan tersebut menjadi penguatan iman bagi keluarga mereka.
“Kehadiran Pastor adalah jawaban atas doa-doa kami. Terima kasih sudah datang menjenguk domba-domba kecil seperti kami,” kata mereka.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Rukun Santo Yoseph mengungkapkan bahwa kunjungan pastor paroki menjadi motivasi bagi umat untuk semakin aktif dalam kehidupan menggereja.
“Sebagai pelayan di rukun ini, saya melihat sukacita umat sangat besar. Kehadiran Pastor Paroki di tengah keluarga-keluarga ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mempersatukan umat dalam iman,” ujarnya.
Menanggapi berbagai ungkapan umat tersebut, RD Ponsianus Ongirwalu menegaskan bahwa kunjungan pastoral merupakan bagian dari pelayanan Gereja untuk mendampingi umat dalam kehidupan sehari-hari.
“Bapak, Ibu, dan saudara-saudariku terkasih, saya datang bukan sebagai tamu, tetapi sebagai gembala yang ingin memastikan bahwa domba-dombanya merasa dicintai oleh Gereja,” kata RD Ponsianus Ongirwalu.
Ia juga mengajak umat agar menjaga iman dalam kehidupan keluarga.
“Jangan biarkan api iman padam di meja makan kalian. Jadikanlah rumah tempat di mana nama Tuhan selalu disebut dengan kasih,” pesannya.
RD Ponsianus Ongirwalu berharap melalui kunjungan tersebut, umat di Rukun Santo Yoseph semakin mempererat persaudaraan, saling menopang dalam kesulitan, serta tetap bersatu dalam doa dan pelayanan Gereja.(rls:wu/jk)










