RD Ponsianus Ongirwalu Menembus Hujan, Meneguhkan Iman Umat

banner 468x60

http://info86news.com | Hujan deras yang mengguyur Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Selasa (23/4/2026), tak menghentikan langkah Pastor Paroki RD Ponsianus Ongirwalu untuk menyapa umatnya dari rumah ke rumah.
Sejak pagi, selepas Misa Harian dan penutupan Novena Santo Anselmus, langit di atas Olilit Barat diselimuti hujan yang tak kunjung reda.

Namun, kondisi itu tidak menjadi penghalang bagi RD Ponsianus Ongirwalu bersama jajaran Baperus Rukun Santo Yakobus untuk melaksanakan kunjungan pastoral. Dalam rentang waktu pukul 07.30 hingga 10.00 WIT, langkah mereka tetap teguh, meski pakaian basah oleh hujan, mereka terus mengetuk satu per satu pintu keluarga umat, menghadirkan sapaan hangat dan penguatan iman.

Suasana haru menyelimuti setiap rumah yang disambangi. Dari keluarga Bapak Jemi Afaratu hingga Bapak Eko Bambang, rasa syukur terpancar jelas dari wajah para anggota keluarga. Salah satu perwakilan keluarga menyampaikan kesannya dengan penuh emosi, “Kami tidak menyangka di tengah hujan sederas ini, Pastor dan pengurus Rukun mau meluangkan waktu dan menembus cuaca dingin hanya untuk melihat keadaan kami. Ini adalah bukti nyata bahwa gembala tidak meninggalkan domba-dombanya.”

Kunjungan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi menjelma sebagai perjumpaan iman yang mempererat relasi antara gembala dan umat. Bagi pengurus Rukun Santo Yakobus, mendampingi pastor dalam kunjungan ini merupakan wujud nyata pelayanan total, sekaligus menjaga semangat persaudaraan tetap hidup di tengah umat.

Kunjungan tersebut menjangkau sejumlah keluarga, di antaranya keluarga Jemi Afaratu, Venansius Laratmase, Pice Rangkoly, Wiro Fenyap, Gery Kuway, Mery Malayat, Tance Futwembun, Apan Lamere, Tomas Lasuatbebun, Nyong Samangun, hingga Eko Bambang.

Menutup rangkaian kunjungan pastoral, RD Ponsianus Ongirwalu menyampaikan pesan penuh makna kepada umat, “Hujan hari ini adalah berkat, sama seperti kehadiran Tuhan dalam keluarga kita. Jangan pernah merasa sendirian dalam menghadapi badai kehidupan. Tetaplah menjaga kerukunan, saling menopang satu sama lain, dan jadikanlah doa sebagai fondasi utama rumah tangga kalian. Semoga Tuhan memberkati setiap jerih payah dan kesetiaan kita semua.”

Kunjungan pastoral di Rukun Santo Yakobus menjadi gambaran nyata pelayanan yang hadir, menyentuh, dan menguatkan. Di tengah hujan yang tak berhenti, kasih tetap menemukan jalannya, mengalir dari seorang gembala kepada umatnya, meneguhkan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendiri.(rls:wu/jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *