PASAMAN, SUMATERA BARAT — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pasaman, Sabar AS, S.Ag., M.Si., mengukuhkan 11 Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Partai Demokrat untuk daerah pemilihan (Dapil) Pasaman III yang meliputi Kecamatan Rao, Rao Utara, dan Mapat Tunggul. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat nagari sekaligus mempersiapkan mesin partai menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Kogusda Unit 1 Tarung-tarung, Kecamatan Rao, Sabtu (17/10/2026), tersebut dihadiri langsung oleh Sabar AS yang didampingi istrinya.
Turut hadir anggota DPRD Sumatera Barat dari daerah pemilihan Pasaman dan Pasaman Barat, Ali Muda, S.H., Sekretaris DPC Partai Demokrat Pasaman yang juga Wakil Ketua DPRD Pasaman, Haris Suddin, serta sejumlah pengurus DPC lainnya, termasuk Abdul Manan.
Sebanyak 11 DPRt dari tiga kecamatan dikukuhkan dalam kegiatan tersebut. Rinciannya, Kecamatan Rao meliputi Nagari Tarung-tarung, Tarung-tarung Selatan, Padang Mentinggi, dan Padang Mentinggi Utara.
Kemudian, Kecamatan Rao Utara meliputi Nagari Koto Rajo, Koto Nopan, dan Languang. Sementara itu, Kecamatan Mapat Tunggul mencakup Nagari Pintu Padang, Lubuak Gadang, Muara Tais, dan Muara Tais Koto Gadang.
Perkuat Konsolidasi, Bidik Kemenangan Pileg 2029
Pengukuhan pengurus di wilayah Rao dan sekitarnya menjadi kelanjutan dari rangkaian penguatan struktur Partai Demokrat di Kabupaten Pasaman. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di sejumlah wilayah, termasuk Bonjol, Lubuk Sikaping, dan Panti.
Langkah tersebut menunjukkan upaya DPC Partai Demokrat Pasaman memperluas konsolidasi organisasi agar tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten, tetapi juga menjangkau masyarakat hingga tingkat nagari.
Dalam sambutannya, Sabar AS menegaskan bahwa penguatan struktur partai harus dilakukan sejak dini, meskipun pelaksanaan Pileg 2029 masih relatif jauh.
Menurutnya, soliditas kader dan kekuatan organisasi menjadi modal penting untuk mencapai target politik yang telah ditetapkan DPC Partai Demokrat Pasaman, yakni meraih kemenangan pada pesta demokrasi mendatang.
“Target itu bukan sesuatu yang tidak mungkin. Asalkan kita solid, dipastikan tidak ada yang tidak mungkin,” tegas mantan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman tersebut.
Sabar juga menilai peluang Partai Demokrat untuk meningkatkan perolehan suara tetap terbuka. Karena itu, seluruh kader diminta menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, serta bekerja secara konsisten dalam membangun hubungan dengan masyarakat.
Ia menyebut Partai Demokrat memiliki sejumlah tokoh nasional yang dinilai dapat menjadi kekuatan politik sekaligus memberikan pengaruh terhadap elektabilitas partai.
Di antaranya adalah Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menurut Sabar, keberadaan tokoh-tokoh tersebut merupakan salah satu modal politik yang perlu diimbangi dengan kerja nyata para kader di daerah.
DPRt Jadi Ujung Tombak Kedekatan dengan Masyarakat
Lebih lanjut, Sabar menjelaskan bahwa pembentukan dan penguatan DPRt bukan sekadar memenuhi kebutuhan struktur organisasi, melainkan juga menjadi strategi untuk mendekatkan partai kepada masyarakat.
Melalui pengurus di tingkat nagari, Partai Demokrat diharapkan dapat menyerap aspirasi warga secara langsung, memahami persoalan yang berkembang, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kader yang berada di lembaga pengambil kebijakan.
“Kalau semakin dekat dengan masyarakat, tentu banyak hal yang bisa ditampung untuk kemudian disalurkan oleh para kader Demokrat di lembaga-lembaga pengambil kebijakan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pengurus DPRt yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat di wilayah masing-masing.
Penguatan struktur hingga tingkat nagari tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi Partai Demokrat Pasaman untuk meningkatkan kehadiran politiknya di tengah masyarakat sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persaingan pada Pileg 2029.
(Abdi Novirta)










