

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan tinggi. Hal itu ditandai dengan Kunjungan serta Sosialisasi Program Afirmasi dan Kolaborasi Pendidikan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Universitas Hasanuddin (Unhas) yang dipimpin Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (14/7/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa kunjungan tim Universitas Hasanuddin menjadi momentum penting untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri Sulawesi Tengah melanjutkan pendidikan di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui jalur afirmasi.
Wakil Gubernur mengungkapkan, pendaftaran jalur afirmasi khusus Sulawesi Tengah masih dibuka hingga akhir Juli 2026, dengan pelaksanaan seleksi yang dipusatkan di Kota Palu sehingga memudahkan calon mahasiswa.
“Ini kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak kita. Saya berharap seluruh kepala sekolah segera menyampaikan informasi ini kepada siswa-siswi yang ingin melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin. Tesnya dilaksanakan di Kota Palu, sehingga lebih mudah dijangkau,” ujarnya.
Wakil Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menghadirkan Program Berani Cerdas sebagai bentuk keberpihakan terhadap pendidikan. Hingga tahun 2026, program tersebut telah membiayai hampir 50 ribu mahasiswa, meningkat signifikan dari sekitar 20 ribu penerima pada tahun sebelumnya.
“Anggaran Berani Cerdas juga terus meningkat. Tahun lalu sekitar Rp264 miliar, tahun ini menjadi Rp351 miliar. Ini bukti bahwa pendidikan menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” jelasnya.
Menurutnya, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh kepala sekolah untuk mulai mengedukasi para siswa agar memiliki semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Bagi saya, urusan pendidikan tidak bisa ditawar. Tidak ada yang sulit kalau ada kemauan dan semangat belajar. Mari kita dorong anak-anak kita menjadi sarjana, magister, doktor hingga dokter spesialis demi kemajuan Sulawesi Tengah,” tegasnya.
Wakil Gubernur juga mengapresiasi kualitas Universitas Hasanuddin yang telah diakui secara nasional serta memiliki banyak alumni yang sukses di berbagai bidang. Ia berharap semakin banyak putra-putri Sulawesi Tengah yang dapat mengenyam pendidikan di kampus tersebut melalui jalur afirmasi.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.M., Subsp.Ortognat.D, memaparkan berbagai skema kerja sama peningkatan sumber daya manusia melalui jalur afirmasi daerah, yang mencakup penerimaan mahasiswa baru pada program sarjana, sarjana terapan, magister, doktor, hingga pendidikan dokter spesialis.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Universitas Hasanuddin berharap semakin banyak generasi muda daerah memperoleh akses pendidikan tinggi yang berkualitas, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan Sulawesi Tengah dan Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, I Wayan Yudana, AP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan, Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si., Plt. Kepala Biro Kesra, Rustam Aripuddin, S.Ag., M.Si., jajaran Universitas Hasanuddin, serta kepala SMA/SMK dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
*Biro Administrasi Pimpinan*










