Pasaman info86news.com Ummi Salamah Siregar (41), Warga Kampung Sorik Nagari Panti Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman Rabu (12/03/2025) mengeluhkan mahalnya membayar tagihan Rekening air. Tanpa ada pemberitahuan Sebelumnya kepada saya ucapnya, Ummi mengeluhkan mahalnya membayar tagihan bulanan rekening air minum PDAM,Tirta Saiyo bahkan tagihan hingga 2 kali lipat dari Tagihan sebelumnya.

“Dua bulan lalu (Bulan Desember – Januari ), saya membayar air ke kantor PDAM Tirta Saiyo Panti untuk dua bulan hanya Rp, 110 500 Rupiah. Padahal kalau normalnya saya membayar setiap bulannya hanya Rp 50 000 Rupiah,” perbulannya ucap Ummi pada awak media Rabu (12/03/2025).
Ummi mengaku geram, dengan kondisi ekonomi sekarang ini yang sangat susah, ditambah lagi tagihan air minum yang membengkak di rekening, air minumnya yang dikelola Perumda Tirta Saiyo kabupaten Pasaman Apalagi sampai saat ini, saya harus membayar tagihan dua kali lipat dari bulan sebelumnya, Rp 50 000 perbulan. Jadi saya harus bayar dua kali lipat sekarang Rp 108 750 Rupiah perbulannya ucapnya
Pemakaian air minum kami rata-rata 30 – 35 kubik lebih. Per bulannya normalnya bayar Rp 50 000 Rupiah Setiap bulan, Kan tidak wajar sekali saya harus bayar 108 750.perbulan Sekarang.
Pada bulan ini maret, lanjut Ummi, dirinya dikenakan tagihan rekening air senilai Rp 108,750 rupiah. di Bulan Februari 2025, Saat itu, Ummi Salamah sempat protes ke petugas tagih, karena tagihan dianggap tidak masuk akal dan sangat tinggi dibanding bulan sebelumnya.
Hingga akhirnya, Ummi hanya bisa pasrah menunggu kebijakan yang di keluarkan pihak kantor PDAM Tirta Saiyo, mengenai pembayaran bulanannya.
Awak media saat komfirmasi kepada direktur PDAM Tirta Saiyo melalui Pesan sms whatpp, ia menjelaskan pak direktur hanya menyarankan. kapada awak media untuk datang langsung ke kantor PDAM Lubuk Sikapimg dan bertemu langsung sama petugas bagian yang bersangkutan ucapnya.Berhubung kondisi musim penghujan awak media tidak dapat memenuhi ke inginan direktur PDAM lubuk sikaping
Terpisah dilain pihak, awak media komfirmasi sama kepala PDAM Nagari Panti melalui Pesan Whapp, ia menjelaskan, Walaikumsalam.tidak ada kenaikan tarif air Perumda tirta saiyo pk wartawan.yang cuman perebuahan Reklasifikasi/kelompok. Untuk seluruh pelanggan perumda tirta saiyo kab.pasaman pk wartawan yg terhomat.penggumuman dan selebaran sudah di share pak.kalau jadi bpk datang ke hubungan langganan perumda tirta saiyo tadi.mungkin dapat informasi dgn detil.dari bagian hubungan langgan pak dan, Bulan Februari.blm ada perubahan.Rekklasifikasipk.berlaku nya bulan ini.pk.🙏
Ummi berharap ada perhatian pemerintah daerah dengan kondisi tagihan rekening air yang terkesan menyusahkan masyarakat. Apalagi saat ini masih dalam ekonomi sulit.
Ummi juga meminta ada perbaikan sistem tagihan, sehingga bisa transparan dan warga mengerti sistem perhitungannya. Namun jika terus seperti ini, pihaknya bersama warga lainnya merasa tertekan dengan pembayaran yang begita mahal ucapnya.
“Warga sudah banyak mengeluh. Ada juga yang berencana beralih langganan. Bahkan sebagian warga mengancam bakal beralih pakai sumur bor, pungkasnya.
( Abdi )










