Tak Berinovasi, Kepala OPD Pasaman Siap Dievaluasi – Bupati Welly Tetapkan Batas Waktu Hingga Akhir Mei

banner 468x60

PASAMAN Info86NewsCom Bupati Pasaman, Welly Suhery, menegaskan sikap tegasnya terkait transformasi birokrasi di lingkungan pemerintah daerah. Memimpin langsung Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman kantor Pemkab Pasaman, Senin (6/4/2026), ia memberikan mandat wajib bagi seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menciptakan inovasi.

Bupati Welly menekankan bahwa inovasi bukan lagi menjadi pilihan, melainkan keharusan mutlak untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memangkas birokrasi yang berbelit. Ia menetapkan tenggat waktu yang jelas agar setiap OPD mampu menghadirkan setidaknya satu terobosan nyata.

“Satu OPD wajib satu inovasi. Paling lambat tanggal 30 Mei 2026 nanti, saya akan tagih hasilnya. Ini menjadi perhatian utama bagi setiap kepala OPD,” tegas Bupati Welly di hadapan ratusan peserta apel.

Ia menegaskan, inovasi tidak harus berupa program berskala besar, namun bisa berupa penyederhanaan sistem kerja yang berdampak langsung pada efektivitas pelayanan. Sebagai contoh, ia meminta jajarannya memangkas durasi waktu layanan dan menyederhanakan alur administrasi.

“Kalau biasanya satu layanan memakan waktu satu hari, kenapa tidak bisa kita pangkas menjadi empat jam saja? Jika prosedurnya harus melalui dua meja, bisa tidak kita jadikan satu pintu saja? Inilah bentuk inovasi sederhana yang harus segera diwujudkan,” ujarnya.

Lebih jauh, mantan anggota DPR RI ini menegaskan bahwa inovasi akan menjadi indikator utama dalam penilaian kinerja. Ia memperingatkan tegas bahwa kegagalan menghadirkan terobosan akan berakibat langsung pada posisi dan penilaian kinerja kepala OPD terkait.

“Jika tidak mampu melahirkan inovasi, maka hal itu berpengaruh langsung terhadap penilaian kinerja OPD dan kepalanya. Nantinya jangan menyalahkan pihak lain apabila hasil evaluasi kinerja tidak memuaskan,” tandas Bupati yang akrab disapa Da Pode ini.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk bersatu padu dan meninggalkan pola kerja yang lambat. Menurutnya, semangat berinovasi adalah kunci utama untuk membawa Pasaman menuju kemajuan yang signifikan.

“Kita harus punya semangat kerja tinggi, memberikan kinerja terbaik, dan hasil yang nyata agar pemerintahan berjalan efektif. Mari satu langkah, satu pikiran dalam membangun Pasaman,” tambahnya.

Menutup arahannya, Bupati Welly juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat dan aparat yang telah bekerja keras menyukseskan acara Halalbihalal Akbar Kabupaten Pasaman 2026. Ia menilai acara tersebut berjalan sukses dan semakin mempererat ikatan silaturahmi antara pemerintah dan rakyat.
( Abdi Novirta )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *