http://info86news.com | Saumlaki, 23 Maret 2026 — Pastor Pius Heljanan MSC mengajak umat untuk melakukan introspeksi diri sebelum menghakimi sesama dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan dalam refleksi pagi di Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (23/3/2026).
Dalam refleksinya yang merujuk pada Injil Yohanes 8:1-11, Pastor Pius Heljanan MSC menekankan pentingnya sikap belas kasih dan pengampunan.
“Barang siapa di antaramu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan ini,” ujar Pastor Pius Heljanan MSC mengutip perkataan Yesus.
Ia menilai masih banyak orang yang cenderung melihat kesalahan orang lain dibandingkan mengoreksi diri sendiri.
“Orang lebih suka menunjuk kesalahan sesama daripada dirinya,” katanya.
Menurutnya, ajaran Yesus dalam Injil tersebut mengingatkan umat untuk selalu memperbaiki diri sebelum menilai orang lain.
“Bagi Yesus yang diutamakan adalah belas kasih dan pengampunan, bukan penghakiman,” ujarnya.
Pastor Pius Heljanan MSC menegaskan bahwa manusia tidak memiliki hak untuk menghakimi sesama, melainkan dipanggil untuk hidup dalam kebenaran serta mengedepankan pengampunan.
Ia juga mengingatkan umat agar tidak meneladani sikap kaum Farisi dan ahli Taurat yang kerap mencari kesalahan orang lain.
“Jangan biasakan diri melempar batu kesalahan pada sesama,” katanya.
Ia mengajak umat untuk bertobat dan membangun hidup baru yang lebih baik dalam relasi dengan sesama.(rls:ph/jk)










