Wakapolri Dorong Humas Polri Adaptif dan Berbasis Teknologi

banner 468x60

http://info86news.com | Jakarta, 15 April 2026 – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memberikan arahan strategis kepada jajaran dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri 2026 yang berlangsung di Jakarta.

Dalam arahannya, Wakapolri mengapresiasi peningkatan kualitas strategi manajemen media yang dinilai terus berkembang dari tahun ke tahun.

Ia menegaskan bahwa peran kehumasan memiliki posisi penting dalam menjaga citra institusi.

“Humas adalah suara dan telinga institusi. Peran ini menempatkan Humas di garis depan sekaligus garis terakhir dalam menjaga marwah Polri,” tegas Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Wakapolri menyampaikan bahwa fungsi kehumasan tidak hanya sebatas sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengelola komunikasi strategis yang berperan dalam membangun kepercayaan publik.

“Humas bukan sekadar juru bicara, tetapi strategic communication hub yang mengelola persepsi publik, membangun kepercayaan, serta melawan disinformasi untuk mendukung legitimasi institusional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya transformasi digital dalam pelaksanaan tugas kehumasan, melalui pendekatan berbasis data dan teknologi, termasuk pemanfaatan sistem big data dan artificial intelligence untuk monitoring dan analisis isu secara real time.

Selain itu, Wakapolri juga menyoroti perlunya penguatan sumber daya manusia, serta pentingnya kemampuan komunikasi yang dimiliki oleh seluruh personel Polri, tidak hanya terbatas pada fungsi kehumasan.

“Di tengah arus informasi yang serba cepat, setiap personel harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tepat, dan penuh empati,” jelasnya.

Dalam konteks pembangunan jangka panjang, Wakapolri mengingatkan agar seluruh jajaran Humas memahami arah kebijakan nasional, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, sehingga komunikasi publik Polri selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

Ia juga menyinggung Grand Strategy Polri 2025–2045 yang menjadi arah pengembangan organisasi ke depan, dengan fokus pada penguatan institusi yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada masyarakat.

Selain itu, optimalisasi War Room Humas disebut menjadi salah satu langkah strategis dalam memonitor isu, menganalisis tren, serta menentukan langkah mitigasi secara cepat dan tepat.

Menutup arahannya, Wakapolri kembali menegaskan peran penting Divisi Humas sebagai representasi utama institusi dalam berkomunikasi dengan masyarakat.

“Humas harus menjadi garda terdepan dalam menerapkan strategic intelligence-led communication, sekaligus menjaga marwah institusi Polri di ruang publik,” pungkasnya.(rls:ws/jk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *